Bukan Kaleng-Kaleng, Prabowo Berani “Cabut Duri” Ketergantungan Impor demi Ekonomi Indonesia

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menyampaikan apresiasi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam Sidang Bersama DPD-DPR RI 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Sultan menilai pemerintahan Prabowo-Gibran telah mengambil langkah strategis untuk mengembalikan penguasaan sumber daya alam demi kemakmuran rakyat melalui transformasi ekonomi yang dianalogikannya seperti mencabut duri dalam daging, yakni upaya berani mengatasi ketergantungan impor, rendahnya nilai tambah sumber daya alam, praktik under invoicing, transfer pricing, inefisiensi, serta berbagai hambatan yang menggerus daya saing nasional.

- Advertisement -

“Transformasi ekonomi yang diusung Presiden Prabowo ibarat mencabut duri dalam daging. Mencabut duri tentu tidak nyaman. Ada rasa perih, bahkan sedikit pendarahan. Namun, selama duri itu tetap tertancap, luka tidak akan pernah benar-benar sembuh,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi capaian swasembada pangan, hilirisasi, serta keberpihakan pemerintah kepada petani, peternak, nelayan, buruh, dan UMKM. Menurut Sultan, perekonomian nasional mampu tumbuh konsisten di atas 5 persen, inflasi tetap terkendali, tax ratio meningkat, sementara pemerintah terus berupaya menekan kemiskinan dan

“Ekonomi nasional tetap tumbuh konsisten di atas 5 persen, inflasi yang terkendali, tax ratio yang meningkat, serta usaha menurunkan kemiskinan dan kesenjangan terus diupayakan,” tambahnya.

- Advertisement -

 

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kasus TPPU Febrie, Putusan MK Disorot

JCCNetwork.id- Tim kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, meminta proses pengusutan dugaan tindak pidana pencucian uang...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER