JCCNetwork.id- PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga LPG nonsubsidi Bright Gas mulai Sabtu, 15 Agustus 2026. Kebijakan tersebut membuat harga jual produk Bright Gas ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg di tingkat agen untuk wilayah Pulau Jawa mengalami penurunan.
Penurunan harga ini menjadi bagian dari evaluasi berkala yang dilakukan Pertamina Patra Niaga terhadap produk LPG nonsubsidi. Perusahaan menyebut langkah tersebut dilakukan dengan memperhatikan perkembangan kondisi pasar sekaligus menjaga agar Bright Gas tetap memiliki harga yang kompetitif bagi konsumen.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan evaluasi harga dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan sejumlah faktor yang memengaruhi pasar. Penyesuaian tersebut tetap dilakukan berdasarkan mekanisme yang berlaku.
“Penyesuaian harga Bright Gas dilakukan melalui evaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi kondisi pasar, serta tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Untuk Bright Gas ukuran 12 kg, harga sebelumnya berada di level Rp220.000 per tabung. Mulai 15 Agustus 2026, harga tersebut turun Rp2.000 menjadi Rp218.000 per tabung.
Sementara itu, Bright Gas ukuran 5,5 kg juga mengalami penurunan harga. Dari sebelumnya Rp103.000 per tabung, harga baru ditetapkan menjadi Rp102.000 per tabung. Dengan demikian, konsumen memperoleh penurunan sebesar Rp1.000 untuk setiap tabung.
Harga tersebut merupakan harga jual agen Bright Gas yang berlaku di wilayah Pulau Jawa. Adapun harga di daerah lain dapat berbeda karena mengikuti ketentuan dan kondisi masing-masing wilayah.
Pertamina Patra Niaga menegaskan penyesuaian harga tidak hanya diarahkan untuk memberikan pilihan LPG nonsubsidi dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga tetap dibarengi dengan upaya menjaga kualitas produk.
Menurut perusahaan, aspek keamanan, kepraktisan, dan kualitas Bright Gas tetap menjadi perhatian dalam penyediaan LPG bagi kebutuhan rumah tangga. Dengan demikian, konsumen diharapkan tetap memperoleh produk yang sesuai dengan standar layanan Pertamina Patra Niaga.
“Selain menghadirkan harga yang lebih kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas Bright Gas tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menikmati LPG yang aman, praktis, dan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” terang Kitty.
Selain menurunkan harga, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan program promosi dalam rangka memeriahkan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Program bertajuk Semarak Merdeka MyPertamina tersebut berlangsung pada 15-23 Agustus 2026.
Program diskon berlaku untuk pembelian isi ulang Bright Gas ukuran 5,5 kg maupun 12 kg. Konsumen dapat memanfaatkan promo tersebut melalui pembelian langsung di Bright Store maupun secara daring melalui aplikasi dan situs Klik Indomaret.
Salah satu keuntungan dalam program tersebut adalah konsumen tidak dibebani minimum pembelian. Diskon juga dapat diperoleh dengan menggunakan berbagai metode pembayaran yang tersedia selama periode promosi.
Untuk pembelian isi ulang Bright Gas 5,5 kg, konsumen mendapatkan potongan harga sebesar Rp4.050 per tabung. Sementara pembelian isi ulang Bright Gas 12 kg memperoleh diskon lebih besar, yakni Rp8.100 per tabung.
“Selama periode promo, konsumen yang melakukan pembelian isi ulang Bright Gas 5,5 kg akan memperoleh diskon Rp4.050 per tabung, sedangkan pembelian isi ulang Bright Gas 12 Kg mendapatkan diskon Rp8.100 per tabung,” jelas Kitty.
Dengan adanya penurunan harga dasar sekaligus program promosi, konsumen memiliki kesempatan mendapatkan Bright Gas dengan harga yang lebih rendah selama periode yang telah ditentukan.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat memanfaatkan saluran pembelian resmi agar memperoleh produk yang terjamin kualitas dan keamanannya. Program promo juga hanya berlaku sesuai periode dan ketentuan yang telah ditetapkan perusahaan.
Penyesuaian harga dan promo tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan pilihan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan energi rumah tangga, khususnya pengguna LPG nonsubsidi.
Di sisi lain, kebijakan harga tetap akan mengikuti evaluasi perusahaan serta dinamika pasar. Karena itu, harga Bright Gas di luar wilayah Pulau Jawa dapat berbeda dengan harga yang ditetapkan untuk wilayah Jawa.
Pertamina Patra Niaga memastikan evaluasi terhadap produk LPG nonsubsidi akan terus dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara daya saing harga, kondisi pasar, serta kualitas layanan kepada konsumen.


