UMKM Indonesia Dihantui Serangan Canggih yang Menyamar

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Dalam laporan terbarunya, perusahaan keamanan siber Kaspersky mengungkapkan adanya ancaman siber yang menimpa sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia selama paruh pertama tahun 2023. Pelaku kejahatan siber menggunakan berbagai taktik canggih untuk menyerang UMKM di Indonesia.

Salah satu taktik yang digunakan adalah memanfaatkan perangkat lunak yang paling sering digunakan oleh UMKM, seperti MS Office, MS Teams, Skype, dan sejenisnya, untuk menyebarkan malware atau perangkat lunak berbahaya.

- Advertisement -

Dengan cara ini, para penyerang dapat dengan mudah menyusup ke dalam sistem UMKM dan melakukan serangan siber.

“Penting bagi pemilik bisnis, sebagai langkah awal, untuk memetakan tantangan atau gangguan yang mereka hadapi terkait keamanan siber,” ujar General Manager Asia Tenggara di Kaspersky Yeo Siang Tiong dikutip Antara.

Laporan Kaspersky juga mencatat bahwa sebanyak 730 karyawan UMKM di Indonesia mengalami masalah terkait malware atau perangkat lunak berbahaya yang menyamar sebagai aplikasi bisnis pada paruh pertama tahun 2023.

- Advertisement -

Meskipun jumlah ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, perangkat lunak berbahaya tetap menjadi ancaman serius.

Serangan malware dapat menyebabkan kerusakan pada perangkat dan jaringan UMKM, yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial. Selain itu, serangan ini memberikan peluang kepada penyerang untuk mencuri data berharga, mengancam pelanggan dan karyawan UMKM.

Lebih lanjut, laporan Kaspersky mencatat peningkatan drastis sebesar 123,73% dalam jumlah file berbahaya yang terdeteksi selama paruh pertama tahun 2023 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kaspersky juga berhasil memblokir sebanyak 11.969 file berbahaya yang ditujukan ke UMKM Indonesia selama paruh pertama tahun 2023. Ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 83,18% dibandingkan dengan serangan pada periode yang sama tahun 2022.

Untuk melindungi UMKM dari ancaman siber, Kaspersky memberikan beberapa saran yang dapat diikuti. Salah satunya adalah memberikan pelatihan kebersihan keamanan siber dasar kepada staf. Selain itu, Kaspersky juga mendorong penggunaan kata sandi yang kuat dan autentikasi multifaktor.

Selain itu, penggunaan solusi keamanan untuk titik akhir dan pertimbangan untuk mengadopsi solusi keamanan yang komprehensif juga menjadi langkah yang sangat disarankan. Dengan mengikuti saran-saran ini, UMKM dapat meningkatkan perlindungan mereka terhadap ancaman siber yang semakin kompleks.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Cuaca Ekstrem Mengintai, Warga Diminta Waspada

JCCNetwork.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia masih akan diguyur hujan dalam beberapa hari ke depan. Intensitas hujan umumnya berada...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER