JCCNetwork.id – Meskipun telah menjabat sebagai gubernur selama dua periode, namun Ganjar Pranowo belum mampu mengatasi masalah kemiskinan di Jawa Tengah, apalagi persoalan yang melanda seluruh Indonesia.
Menurut Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, hal ini disebabkan oleh ketergantungan Ganjar pada partai politik yang membuatnya hanya tunduk pada keinginan partai tersebut.
“Karena tak punya kemandirian,” ujar Muslim Arbi pada hari Minggu (21/5/2023).
Dengan situasi yang seperti ini, upaya untuk mengentaskan kemiskinan di Jawa Tengah dan Indonesia secara keseluruhan masih memerlukan pemimpin yang memiliki kemampuan dan kemandirian untuk menghadapi tantangan tersebut.
Menurut Muslim, bila Ganjar Pranowo menjadi presiden, ia hanya akan menjalankan perintah dari partai politik sebagai bukan perintah dari rakyat.
“Memang benar bahwa data mengenai kemiskinan dan fakta bahwa Ganjar dianggap sebagai capres boneka tidak disukai oleh publik. Ini bukanlah hasil manipulasi media, bukan? Hal ini berarti Ganjar akan menjadi pemimpin boneka sekali lagi,” tandasnya.















