Dugaan Korupsi Dana COVID-19 Rp83 Miliar di Buru, Kejagung dan KPK Didesak Periksa AT Eks Sekretaris Tim Gugus

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Dugaan penyimpangan anggaran penanganan pandemi COVID-19 di Kabupaten Buru, Maluku, kembali menjadi sorotan publik. Perkara yang disebut berkaitan dengan penggunaan anggaran penanganan pandemi pada periode 2019 hingga 2021 itu diperkirakan menimbulkan potensi kerugian negara sekitar Rp83 miliar, Sabtu 18/7/2026.

Seiring kembali mencuatnya kasus tersebut, sejumlah elemen masyarakat mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendalami seluruh pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan pengelolaan anggaran, termasuk memeriksa AT, yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Buru sekaligus Sekretaris Daerah Kabupaten Buru.

- Advertisement -

Desakan tersebut muncul karena posisi AT dinilai memiliki peran penting dalam aspek administrasi, koordinasi, serta pelaksanaan program penanganan pandemi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buru. Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat putusan pengadilan maupun penetapan tersangka terhadap AT dalam perkara tersebut.

Karena itu, pemberitaan mengenai kasus ini tetap harus mengedepankan asas praduga tak bersalah, sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum yang berlaku. Seluruh pihak yang namanya disebut dalam proses penyelidikan atau penyidikan memiliki hak yang sama untuk memperoleh perlindungan hukum hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Publik berharap aparat penegak hukum dapat mengusut dugaan penyimpangan anggaran tersebut secara menyeluruh dengan menelusuri alur perencanaan, penggunaan, hingga pertanggungjawaban dana penanganan COVID-19 yang bersumber dari keuangan negara.

- Advertisement -

Menurut masyarakat, transparansi dalam penanganan perkara menjadi faktor penting untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap penegakan hukum, khususnya dalam perkara yang menyangkut anggaran penanganan pandemi.

Selain meminta pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang dianggap memiliki peran strategis, masyarakat juga mendorong agar proses hukum dilakukan tanpa pandang bulu dan berdasarkan alat bukti yang sah. Langkah tersebut dinilai penting mengingat anggaran penanganan COVID-19 diperuntukkan bagi penanggulangan krisis kesehatan dan perlindungan masyarakat pada masa pandemi.

Apabila dalam proses penyelidikan maupun penyidikan nantinya ditemukan bukti yang cukup, masyarakat berharap proses hukum dilanjutkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Sebaliknya, apabila tidak ditemukan unsur tindak pidana, hasil penanganan perkara juga diharapkan dapat disampaikan secara terbuka kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi.

Dengan demikian, penanganan dugaan korupsi dana COVID-19 di Kabupaten Buru diharapkan mampu memberikan kepastian hukum, menjunjung tinggi prinsip keadilan, serta memastikan setiap pihak diperlakukan secara adil sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Puluhan Ribu Prajurit TNI AL Disiagakan, Ini Kata Pramono

JCCNetwork.id- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara mengenai kabar peningkatan status kewaspadaan keamanan di Ibu Kota menyusul pengerahan hampir 21 ribu personel TNI...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER