JCCNetwork.id- Gerak politik Sandiaga Uno menemui elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS), berpeluang mengguncang kekuatan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Atau koalisi yang mendukung Anies Baswedan sebagai bakal capres periode 2024-2029. Demikian kata Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie
“Setelah mengunjungi DPP PKS pada Minggu (7/5), ada respons positif dari Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, tentang peluangnya menjadi cawapres dari KPP,” ujar Jerry dalam keterangannya kepada JCCNetwork.id, Rabu (10/5/2023).
Posisi politik Sandiaga Uno, lanjut Jerry, di area perpolitikan khusus saat ini juga bagai air di daun talas. Sudah hengkang dari Gerindra, namun belum berlabuh ke partai manapun. Jadi, bila masuk ke barisan KKP bisa dimaknai sebagai sinyal lain.
Apalagi saat ini Sandi masih sebagai menteri pemerintahan Presiden Joko Widodo. Di sisi lain secara garis politik bersebrangan dengan capres usungan KPP, Anies Baswedan.
“Bisa saja Sandiaga menikung AHY sebagai cawapres. Ini sama dengan peristiwa 2019 silam, saat Sandiaga tiba-tiba jadi cawapres Prabowo,” tutupnya.



