Untuk Melanjutkan Pembangunan IKN Pasca Jokowi, Bamsoet: Perlu Payung Hukum yang Tinggi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCC Network – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyampaikan pemidahan Ibukota dari Jakarta ke IKN Nusantara, Kalimantan Timur pasca masa jabatan Presiden Jokowi yang berakhir 2024 apakah terlaksana dengan baik atau sebaliknya.

Hal tersebut dikatakan Bamsoet, Pemindahan Ibukota tanpa memiliki perencanaan jangka panjang yang memikat mungkinkah bisa dilanjutkan oleh pemerintahan berikutnya.

- Advertisement -

“Apakah bisa kita wujudkan tanpa memiliki suatu perencanaan jangka panjang yang memikat dari satu periode pemerintahan dengan pemerintahan berikutnya?” ujar Bamsoet di Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, dikutip jccnetwork.id, Rabu (22/3/2023).

Untuk malanjutkan pembangunan dan pemindahan Ibukota ke IKN Nusantara, menurut Bamsoet perlu satu payung hukum yang tinggi dari undang-undang.

“Karena kita tahu, selain mudah direvisi dan di-judicial review, undang-undang juga mudah ditorpedo dengan Perppu oleh presiden-presiden berikutnya,” tandasnya.

- Advertisement -

Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu mempertanyakan jaminan Presiden berikutnya setelah 2024 nantinya, untuk meneruskan apa yang sudah dibangun Presiden Jokowi.

Menurut Bamsoet, untuk kesinambungan pembangunan perlu menghadirkan pokok-pokok haluan negara yang pernah dimiliki Indonesia.

“Apakah ada jaminan diteruskan presiden pengganti? Belum tentu. Jangkan satu partai, apalagi beda partai,” tegasnya.

“Sebagaimana kita miliki dulu seperti GBHN yang telah menjadikan kita kesinambungan pembangunan dari waktu ke waktu,” ungkapnya.

 

 

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Igor Tolic Siapkan Persib Hadapi FC Seoul

JCCNetwork.id- Persib Bandung akan memulai perjuangan di Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 dengan menghadapi klub Korea Selatan, FC Seoul, di...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Di Depan DPR, Eks Pimpinan KPK Beberkan Fenomena Tujuan Para Koruptor
09:50
Video thumbnail
14 Pejabat Kemenkeu Resmi Dilantik Suahasil, Mayoritas Masuk Jajaran Ditjen Pajak
23:55
Video thumbnail
Di Depan Prabowo Kiai Hasan Gontor Tegaskan Tetap Lebih Memilih Pendidikan #shorts
01:09
Video thumbnail
Prabowo Ungkap Buzzer Bayaran Antek Asing, Sosmed Dibikin Ribut, Rakyat Jangan Gampang Percaya
08:20
Video thumbnail
Bikin Suasana Pecah, Zulhas Candai Cak Imin di Depan Prabowo soal Pilpres
09:27
Video thumbnail
Di Hadapan Presiden Prabowo, KH Hasan Abdullah Sahal Memilih Bicara Apa Adanya
08:14
Video thumbnail
Cerita Mentan Amran Naik Copot Manager Disaat Maba Curhat Sulit Dapat Pupuk
08:08
Video thumbnail
Jawaban Maba Bikin Mentan Amran Kaget, Mau Sukses Ogah Berproses
08:08
Video thumbnail
NasDem Usul Ambang Batas 7 Persen #shorts
02:03
Video thumbnail
Para Pemberantas Korupsi Ternyata Korupsi
01:21
Video thumbnail
Blak blakan KDM Kenang Sosok Danny Setiawan, Ada Satu Momen yang Tak Pernah Dilupakan
08:07
Video thumbnail
Pemilik Lahan Langsung Nurut! Sherly Tjoanda Kasih Pesan soal Larangan Bakar Lahan
08:23
Video thumbnail
Gub Sherly Tjoanda Girang Lihat Bibit Kelapa Siap Tanam dan Terima Kasih ke Pak Presiden, Pak Mentan
08:18
Video thumbnail
Prabowo Pede, Tegaskan Bukan Pemimpin Omon-Omon
10:10
Video thumbnail
Prabowo Beberkan Besarnya Potensi Kelapa Sawit Indonesia
08:34
Video thumbnail
Rakyat Tunggu Kapan Presiden Prabowo Hukum Mati Koruptor Atau Dikirim ke Nusakambangan
12:19
Video thumbnail
Momen Prabowo Candai Kapolri di Gontor, Hanya di Indonesia Kepala Polisi Pakai Kopiah
09:37
Video thumbnail
Rp134,2 Triliun Digelontorkan untuk MBG, Menkeu Sebut Program Makin Tepat Sasaran
08:31
Video thumbnail
Suahasil Beberkan Warisan Krisis 1998 Rp640 Triliun, Benarkah Sudah Tuntas?
08:57
Video thumbnail
Detik-Detik Prabowo Kepalkan Tangan dan Serukan “Free Palestine” di Gontor #shorts #trending
01:52

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

DPRD DKI Dorong Tarif LRT Terjangkau

FC Seoul Waspadai Persib

KPK OTT di Bogor, 17 Orang Diamankan

Jeremejeff Siap Hadapi Java United