Istana Hormati Proses Hukum Kasus Korupsi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Istana Kepresidenan akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait penyidikan tiga kasus dugaan korupsi yang belakangan menyeret nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Pemerintah menegaskan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan meminta seluruh pihak tidak membangun spekulasi yang dapat mengganggu jalannya penegakan hukum.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah terhadap setiap pihak yang dikaitkan dalam suatu perkara hukum. Menurutnya, prinsip tersebut harus menjadi pegangan agar proses penyidikan dapat berlangsung secara objektif tanpa dipengaruhi opini maupun penilaian yang belum memiliki dasar hukum.

- Advertisement -

“Kita juga menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sehingga terhindar dari spekulasi maupun penilaian yang tidak produktif,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, dalam keterangan tertulis kepada media, dikutip Jumat (10/7).

Prasetyo menegaskan, penanganan perkara dugaan korupsi sepenuhnya berada dalam kewenangan aparat penegak hukum. Karena itu, pemerintah tidak akan melakukan intervensi terhadap proses penyidikan yang sedang berlangsung dan menyerahkan seluruh tahapan hukum kepada institusi yang berwenang.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menghormati proses hukum yang saat ini sedang dilakukan kepolisian. Menurutnya, setiap perkembangan kasus harus disikapi secara bijaksana dengan tetap mengedepankan kepercayaan terhadap mekanisme hukum yang berlaku.

- Advertisement -

Sebagai Juru Bicara Presiden, Prasetyo menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menempatkan pemberantasan korupsi sebagai salah satu agenda utama pemerintahan. Kepala Negara memandang praktik korupsi masih menjadi tantangan besar yang menghambat pembangunan nasional serta melemahkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Karena itu, pemerintah disebut akan terus memperkuat langkah-langkah perbaikan tata kelola pemerintahan, meningkatkan transparansi, serta memperkuat integritas aparatur negara di seluruh tingkatan. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Prasetyo menegaskan, komitmen pemberantasan korupsi tidak akan surut meski berbagai kasus besar tengah bergulir. Pemerintah, kata dia, akan terus mendukung proses penegakan hukum yang profesional, independen, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Selain menyoroti aspek penegakan hukum, Istana Kepresidenan juga mengingatkan pentingnya menjaga situasi nasional tetap kondusif selama proses penyidikan sejumlah perkara dugaan korupsi berlangsung. Pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Menurut Prasetyo, stabilitas nasional menjadi faktor penting agar proses hukum dapat berjalan secara optimal tanpa menimbulkan gejolak yang berpotensi mengganggu kepentingan masyarakat luas.

Ia menambahkan bahwa persatuan bangsa harus tetap menjadi prioritas di tengah berbagai dinamika hukum yang berkembang. Dengan menjaga suasana yang aman dan saling percaya, berbagai persoalan nasional diyakini dapat diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Yang tidak kalah penting adalah menjaga kondusivitas, stabilitas, dan persatuan sebagai sesama anak bangsa. Hanya dengan suasana yang aman, bersatu, dan saling percaya, kita dapat menyelesaikan berbagai persoalan bangsa,” tutup Mensesneg.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026-2031

JCCNetwork.id- KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031. Penetapan tersebut dilakukan melalui...

Harga Pangan Kembali Naik

Persib Tembus Grup ACL 2

Fernandes Hat-trick, MU Menang

KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Kang Dedi Ngaku Gubernur Konten di Paripurna HUT Kuningan, Bikin Suasana Makin Cair
13:01
Video thumbnail
Kang Dedi Bawa Kabar Besar untuk Kuningan, Anggaran Diusulkan Tambah Rp100 Miliar
08:19
Video thumbnail
Jaksa Agung Beri Pesan Tegas: Jangan Pernah Meminta Sesuatu, Bangkit dari Keterpurukan!
09:21
Video thumbnail
Momen Hangat! Mahasiswa Indonesia Sambut Prabowo di Vladivostok
06:34
Video thumbnail
Tiba di Rusia, Prabowo Dapat Pengawalan Ketat Pasukan Presiden Putin
06:23
Video thumbnail
DPR Peringatkan KY Jangan Habiskan Anggaran untuk Pelatihan Hakim Tanpa Hasil
08:15
Video thumbnail
Anies Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Pedagang Cermin Bambang Setiyawan #shorts #trending
00:44
Video thumbnail
DPR Sentil Menhut Raja Juli Gegara Karhutla Kerap Jadi Kalender Tahunan
08:28
Video thumbnail
Ahli Hukum Wanti-Wanti DPR, Integritas Hakim Jadi Kunci UU Perampasan Aset
08:34
Video thumbnail
Kejar Swasembada Bawang Putih, Mentan Amran Cari Bibit hingga China dan India
11:47
Video thumbnail
Prabowo Terbang ke Rusia, Putin Undang Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF
08:02
Video thumbnail
Raja Juli Akhirnya Muncul, Bongkar Cara Kemenhut Pantau Hotspot Karhutla
11:33
Video thumbnail
Soal Asap Karhutla Indonesia Tembus ke Malaysia, Raja Juli: Asap Tak Punya KTP
08:22
Video thumbnail
Ahli Dukung Perampasan Aset Tanpa Putusan Terhadap Koruptor yang Kabur #shorts #trending
01:17
Video thumbnail
Bikin Perhatian! Puan “Jelibet” Ucapkan Kalimat Konstitusionalisasi
08:46
Video thumbnail
Ahli Dorong Aset Koruptor Kabur Bisa Langsung Dirampas Negara Tanpa Perlawanan Balik
09:17
Video thumbnail
DPR Cecar Menpar Widi soal Anggaran dan Kinerja
09:58
Video thumbnail
Prihatin! Mentan Amran Lihat Warga Pungut Sisa Panen: Yang Begini Tak Ada yang Peduli
10:11
Video thumbnail
Menkes Budi Dorong Rujukan Serba Digital: Pasien Belum Tiba, Dokter Sudah Tahu Kondisinya
08:52
Video thumbnail
Resmi Disahkan DPR, Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Perempuan Pertama
08:47

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Dua Kubu Keraton Solo Saling Lapor

AS Desak G20 Tinjau Dagang China

Rian/Daniel Tembus Semifinal

Petani Tebu Cirebon ke Jakarta

KPK Sita Rumah Mewah Vinna Ledy

Persib Tembus Grup ACL 2