Pemprov DKI Lanjutkan Jalur LRT ke Dukuh Atas

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan proyek pengembangan Light Rail Transit (LRT) Jakarta akan berlanjut hingga kawasan Dukuh Atas. Kepastian tersebut diperoleh setelah pemerintah pusat memberikan izin untuk melanjutkan pembangunan jalur dari Manggarai menuju Dukuh Atas sebagai bagian dari upaya memperkuat integrasi transportasi publik di Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan keputusan melanjutkan proyek tersebut telah disepakati bersama pemerintah pusat. Jalur baru itu akan menjadi tahap lanjutan setelah penyelesaian pembangunan LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan Velodrome dengan Manggarai.

- Advertisement -

“Kami sudah memutuskan, atas izin pemerintah pusat, untuk melanjutkan monorel (LRT Jakarta) dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Jakarta, Selasa (30/6).

Menurut Pramono, pembangunan lintasan Manggarai–Dukuh Atas baru akan dimulai setelah proyek LRT Jakarta Fase 1B selesai dikerjakan. Pemerintah daerah saat ini masih memprioritaskan penyelesaian jalur Velodrome–Manggarai agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Pemprov DKI menargetkan jalur LRT Jakarta yang menghubungkan Kelapa Gading hingga Manggarai dapat beroperasi pada Agustus 2026. Setelah tahap tersebut rampung, pembangunan akan diteruskan menuju Dukuh Atas yang diproyeksikan menjadi salah satu simpul transportasi paling strategis di Jakarta.

- Advertisement -

Pramono menilai perpanjangan jalur hingga Dukuh Atas akan memberikan dampak signifikan terhadap sistem transportasi massal di Jakarta. Kawasan Dukuh Atas selama ini menjadi titik integrasi berbagai moda transportasi seperti MRT Jakarta, KRL Commuter Line, TransJakarta, hingga Kereta Bandara.

Dengan tersambungnya LRT Jakarta ke kawasan tersebut, tingkat konektivitas antarmoda transportasi umum diperkirakan meningkat hingga lebih dari 95 persen. Kondisi itu diharapkan mampu mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendorong semakin banyak warga beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.

“Kalau ini sudah selesai, seluruh Transjakarta akan terkoneksi di atas 95 persen lebih sehingga akan lebih memudahkan,” kata Pramono.

Saat ini, LRT Jakarta telah melayani lintasan sepanjang 5,8 kilometer yang menghubungkan enam stasiun, yakni Pegangsaan Dua, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrome.

Sementara itu, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B akan menambah lintasan sepanjang 6,4 kilometer dengan lima stasiun baru, yaitu Rawamangun, BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai. Kehadiran jalur tersebut akan memperluas jangkauan layanan LRT ke wilayah timur dan pusat Jakarta.

Adapun rencana pembangunan dari Manggarai menuju Dukuh Atas diperkirakan memiliki panjang sekitar dua kilometer. Pada tahap ini, akan dibangun tambahan Stasiun Dukuh Atas yang berfungsi sebagai titik integrasi dengan jaringan transportasi publik lainnya.

Pemprov DKI Jakarta berharap pengembangan LRT secara bertahap dapat memperkuat sistem transportasi massal yang terintegrasi, mengurangi kemacetan, serta mendukung target pembangunan kota yang lebih ramah lingkungan melalui peningkatan penggunaan angkutan umum.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Tantri Kotak Tempuh Jalur Hukum Kasus Dugaan Penipuan

JCCNetwork.id- Vokalis grup band Kotak, Tantri Syalindri, memastikan akan menempuh jalur hukum terkait dugaan kasus penipuan yang menimpanya. Namun sebelum melapor ke pihak kepolisian,...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER