JCCNetwork.id- Nama Veronika Lake menjadi perhatian publik setelah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menonaktifkannya dari keanggotaan DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.
Kebijakan tersebut diambil menyusul mencuatnya dugaan intimidasi terhadap dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau yang dikenal sebagai Dokter Icha.
Veronika disebut berada di RSU Leona bersama dua anggota DPRD TTU lainnya ketika menjenguk seorang anak yang tengah menjalani perawatan akibat gigitan ular berbisa.
Kehadirannya di rumah sakit itu pun diakui sendiri oleh Veronika.
Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bukan merupakan agenda yang telah direncanakan.
Menurut keterangannya, rombongan singgah ke RSU Leona secara spontan setelah menghadiri kegiatan arisan istri anggota DPRD TTU di Kecamatan Insana pada 13 Juni 2026.
Dalam perjalanan kembali menuju Kefamenanu, Veronika menumpang kendaraan bersama dua anggota DPRD TTU dan seorang istri anggota dewan.
Di tengah perjalanan, mereka memutuskan berhenti di RSU Leona karena salah seorang anggota DPRD, Therensius Lazakar, hendak menjenguk keponakannya yang sedang dirawat.
Veronika mengungkapkan bahwa dirinya sempat menunggu di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) bersama istri salah satu anggota DPRD, sementara Therensius Lazakar dan Norbertus Tubani lebih dahulu memasuki ruang perawatan pasien.
Saat kemudian masuk ke dalam ruangan, Veronika mengaku perdebatan antara kedua rekannya dengan seorang dokter telah berlangsung.
Ia menyatakan hanya menanyakan perkembangan kondisi pasien serta meminta penjelasan mengenai standar pelayanan dan kualitas layanan yang diberikan pihak rumah sakit.
Veronika Lake, S.ST., M.M. merupakan politikus PDIP yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara untuk masa jabatan 2024–2029.
Pada Pemilu Legislatif 2024, ia terpilih mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kecamatan Miomaffo Barat, Miomaffo Tengah, Musi, Mutis, Noemuti, dan Noemuti Timur.
Berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), Veronika memperoleh 1.618 suara pribadi. Perolehan tersebut mengantarkannya meraih satu kursi di DPRD TTU sekaligus menjadi salah satu legislator baru pada periode 2024–2029.
Dari sisi pendidikan, Veronika menyandang gelar Diploma IV atau Sarjana Terapan (S.ST.) serta Magister Manajemen (M.M.). Meski demikian, hingga kini belum terdapat informasi resmi yang dipublikasikan mengenai perguruan tinggi tempat ia menempuh pendidikan tersebut.
Sementara itu, proses penyelidikan terkait dugaan intimidasi terhadap Dokter Icha masih terus berlangsung. Pemeriksaan terhadap Veronika Lake masih menunggu jadwal dari pihak kepolisian.
Hingga saat ini, Polres Timor Tengah Utara telah memeriksa sejumlah tenaga kesehatan yang bertugas di IGD RSU Leona saat insiden tersebut terjadi.
Selain Veronika, dua anggota DPRD TTU lainnya, yakni Norbertus Tubani dan Therensius Lazakar, juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai bagian dari proses penyelidikan atas dugaan intimidasi terhadap Dokter Icha.
Jika diinginkan, saya juga bisa mengubahnya menjadi gaya berita media nasional yang lebih lugas, lebih formal, atau lebih SEO-friendly.



