JCCNetwork.id- Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan skema pengaturan dan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Rekayasa lalu lintas tersebut akan diterapkan di sejumlah ruas jalan yang menjadi lokasi maupun jalur perlintasan kegiatan kenegaraan. Pengaturan dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas warga sekaligus memastikan seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan berjalan aman dan tertib.
Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sekitar 500 personel untuk mengawal lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Petugas akan ditempatkan di sejumlah titik strategis dan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Menurut Budi, pola pengalihan arus tidak diberlakukan secara permanen. Rekayasa akan dilakukan mengikuti perkembangan setiap agenda, terutama ketika rombongan kirab maupun kegiatan upacara mulai melintasi ruas jalan tertentu.
“Kami menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional agar seluruh rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Kami mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan perjalanan, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan apabila menuju lokasi kegiatan, kami sangat menganjurkan menggunakan transportasi umum,” kata Budi, Sabtu (15/8/2026).
Ia meminta masyarakat yang hendak beraktivitas di pusat Jakarta pada hari perayaan kemerdekaan untuk memperhitungkan waktu tempuh dan kemungkinan perubahan arus kendaraan. Warga juga diminta mematuhi petunjuk petugas yang berada di lapangan.
Dishub DKI turut menganjurkan masyarakat yang akan menghadiri rangkaian perayaan di kawasan Monas dan sekitarnya untuk memilih transportasi umum. Langkah tersebut dinilai dapat mengurangi tekanan volume kendaraan pribadi di ruas-ruas jalan yang terdampak kegiatan.
Rangkaian agenda kenegaraan akan dimulai pada pagi hari melalui Kirab Pengantaran Bendera Pusaka. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 07.30 hingga 09.30 WIB.
Setelah kirab, kegiatan dilanjutkan dengan Upacara Detik-Detik Proklamasi yang berlangsung sekitar pukul 09.30 sampai 11.30 WIB. Pada rentang waktu tersebut, pergerakan kendaraan di sejumlah jalan sekitar kawasan Monas berpotensi mengalami perubahan.
Ruas jalan yang diperkirakan terdampak antara lain Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Veteran I, Jalan Veteran II, Jalan Veteran III, serta Jalan Majapahit sisi timur, khususnya arah utara menuju selatan.
Dishub akan menerapkan pengalihan arus secara situasional selama rangkaian kirab dan upacara pagi, yakni sekitar pukul 07.30 hingga 11.30 WIB. Pengaturan serupa kembali dilakukan pada rangkaian kegiatan sore hari.
Pada sore hari, masyarakat akan mengikuti Upacara Penurunan Bendera Merah Putih yang dijadwalkan berlangsung pukul 16.30-17.45 WIB. Agenda tersebut kemudian dilanjutkan dengan Kirab Pengembalian Bendera Pusaka hingga sekitar pukul 18.30 WIB.
Selain agenda upacara, kawasan Monas juga menjadi pusat Pesta Rakyat HUT ke-81 RI. Kegiatan masyarakat tersebut berlangsung lebih panjang, mulai pukul 08.00 WIB hingga 23.00 WIB.
Karena berlangsung bersamaan dengan sejumlah agenda lainnya, kondisi lalu lintas di sekitar Monas diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas. Dishub pun menyiapkan pengaturan arus sesuai situasi di lapangan untuk mencegah penumpukan kendaraan.
Kepadatan berpotensi kembali meningkat pada malam hari ketika pemerintah menggelar Karnaval Kendaraan Hias. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB.
Karnaval akan mengambil titik awal di Jalan Silang Merdeka Daya Barat, kawasan Monas. Dari lokasi tersebut, rombongan akan bergerak menuju Jalan M H Thamrin sisi timur, melintasi kawasan Bundaran Hotel Indonesia, kemudian menyusuri Jalan Jenderal Sudirman sisi timur.
Perjalanan karnaval selanjutnya berakhir di Jalan Galunggung, kawasan Taman Dukuh Atas Skatepark. Dengan panjangnya jalur yang dilalui, rekayasa lalu lintas tidak hanya berfokus pada kawasan Monas, tetapi juga mencakup koridor utama Thamrin-Sudirman dan sejumlah jalan di sekitarnya.
Sejumlah kawasan yang berpotensi terkena dampak pengaturan arus antara lain Monas, Jalan M H Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Abang, Menteng, Kebon Kacang hingga Dukuh Atas.
Dishub DKI menilai koordinasi dengan pengguna jalan menjadi salah satu faktor penting agar pengaturan lalu lintas selama perayaan kemerdekaan dapat berjalan efektif. Masyarakat diminta tidak memaksakan perjalanan melalui ruas yang sedang dilakukan pengalihan arus.
Warga yang memiliki tujuan perjalanan menuju kawasan pusat Jakarta juga diminta mempertimbangkan rute alternatif dan menghindari ruas yang menjadi jalur utama kirab maupun karnaval.
Dishub mengingatkan bahwa perubahan arus dapat dilakukan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan pengamanan kegiatan. Karena itu, pengguna kendaraan diharapkan mengikuti arahan petugas dan memperbarui informasi terkait kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan.
Penggunaan transportasi umum juga kembali ditekankan sebagai pilihan bagi masyarakat yang ingin menyaksikan perayaan HUT ke-81 RI. Selain membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, langkah tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat di tengah pembatasan dan pengalihan arus.
Dengan pengerahan ratusan personel serta penerapan rekayasa secara situasional, Dishub DKI berupaya menjaga agar perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tetap berlangsung semarak tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara luas.
Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan sejak sebelum berangkat, memperhitungkan potensi kepadatan, serta memberikan waktu tambahan apabila harus melintasi kawasan Monas, Thamrin, Sudirman, hingga Dukuh Atas pada 17 Agustus 2026.



