AS Siapkan Langkah Ubah Strategi Perang Narkoba, Serangan Darat ke Kartel di Meksiko Dikaji

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan kemungkinan peluncuran operasi militer di wilayah Meksikountuk menarget organisasi kartel narkoba, dalam eskalasi kebijakan luar negeri Washington yang meningkat di Amerika Latin.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara dengan penyiar Fox News, Sean Hannity, pada Kamis (8/1) waktu setempat. Trump menyatakan bahwa setelah upaya memblokir jalur laut penyelundupan narkoba, langkah berikutnya adalah menyerang “kartel di darat” yang menurutnya “mengendalikan Meksiko.”

- Advertisement -

Menurut Trump, operasi darat itu akan melanjutkan kampanye militer AS yang selama beberapa bulan terakhir telah menarget kapal-kapal yang membawa narkoba di Karibia dan Samudra Pasifik, sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi obat-obatan ilegal yang masuk ke Amerika Serikat.

Namun, Trump belum menjabarkan secara rinci bentuk, lokasi, waktu, atau kewenangan hukum pelaksanaan operasi militer tersebut, termasuk apakah melibatkan pasukan darat atau misi gabungan lainnya.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyikapi pernyataan Trump dengan hati-hati. Dalam konferensi pers Jumat, Sheinbaum menyebut retorika tersebut sebagai bagian dari gaya komunikasi Presiden AS, namun menekankan pentingnya koordinasi keamanan bilateral yang menghormati kedaulatan negara.

- Advertisement -

Sheinbaum juga telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri Juan Ramon de la Fuente untuk mengadakan pembicaraan dengan mitranya dari AS, termasuk Sekretaris Negara Marco Rubio, guna membahas kerja sama pemberantasan narkoba secara lebih dekat.

Sebelumnya, pemerintah Meksiko secara tegas menolak intervensi militer dari luar negeri dan menegaskan bahwa pendekatan yang efektif adalah dialog serta kerja sama berdasarkan saling menghormati.

Isyarat eskalasi ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah operasi militer besar AS di Venezuela, yang berakhir dengan penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh pasukan AS pada awal Januari 2026, dan respons negatif dari negara-negara tetangga.

Beberapa pemimpin regional mengecam langkah Washington, menyebutnya sebagai ancaman terhadap stabilitas dan kedaulatan nasional.

Ketegangan lain juga terlihat dalam hubungan AS dengan Kolombia dan Kuba terkait strategi perang melawan narkoba yang digulirkan Trump.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Bea Cukai Sita 670 Ribu Rokok Ilegal di Gowa

JCCNetwork.id-Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sulawesi Bagian Selatan menyita ratusan ribu batang rokok ilegal dalam operasi penindakan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Total sebanyak...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER