MBG Disebut Turunkan Kemiskinan Fakta atau Ilusi?

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Bayangkan ada satu program pemerintah yang bukan cuma mengisi piring makan anak-anak, tapi diam-diam menggerakkan roda ekonomi satu daerah. Uang triliunan rupiah mengalir tiap bulan bukan ke pusat, tapi langsung ke desa, ke petani, ke pelaku usaha kecil. Kedengarannya seperti teori ideal. Tapi benarkah dampaknya sebesar itu?

Cerita ini dimulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di atas kertas, tujuannya sederhana meningkatkan kualitas sumber daya manusia lewat pemenuhan gizi. Tapi di lapangan, efeknya ternyata jauh lebih luas.

- Advertisement -

Di Jawa Barat saja, kata Ketua BGN Dadan Hindayana dalam Forum U25 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum yang dihadiri para rektor pada Senin (27/4/2026) lalu sudah ada sekitar 6.200 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Dari angka itu, muncul fakta yang bikin banyak orang terkejut perputaran uangnya ditaksir mencapai Rp6 triliun setiap bulan.

Angka itu bukan sekadar statistik. Uang tersebut benar-benar berputar di masyarakat. Petani mulai merasakan permintaan yang meningkat. Harga komoditas jadi lebih stabil. Pelaku usaha kecil yang sebelumnya sepi, kini mulai kembali produksi. Dapur-dapur SPPG menjadi pusat aktivitas baru tempat di mana bahan pangan lokal dibeli, diolah, lalu didistribusikan.

Lebih jauh lagi, laporan dari beberapa daerah menunjukkan perubahan yang mulai terasa: angka kemiskinan menurun, pengangguran berkurang, bahkan ketimpangan ekonomi perlahan menyempit. Semua ini disebut terjadi karena satu hal sederhana uangnya tidak berhenti di atas, tapi benar-benar turun dan dibelanjakan di bawah.

- Advertisement -

“Kami mendapat laporan dari beberapa daerah, gini ratio mulai menyempit, angka kemiskinan turun, dan pengangguran juga menurun karena uang beredar di masyarakat,” kata Dadan dikutip.

Dengan total anggaran program mencapai Rp268 triliun, sebagian besar dana itu sekitar Rp248 sampai 249 triliun langsung mengalir ke daerah melalui setiap SPPG. Satu unit saja bisa mengelola sekitar Rp1 miliar per bulan. Dan yang menarik, sekitar 70 persen anggaran digunakan untuk membeli bahan baku, di mana 95 persen berasal dari sektor lokal: pertanian, peternakan, dan perikanan.

Di titik ini, muncul pertanyaan penting. Apakah ini benar-benar solusi jangka panjang untuk ekonomi daerah? Atau hanya efek sementara dari aliran dana besar yang suatu saat bisa berhenti?

Karena di balik angka-angka yang terlihat menjanjikan, selalu ada sisi lain yang perlu diuji: keberlanjutan, efektivitas, dan apakah manfaatnya benar-benar merata.

Pada akhirnya, MBG bukan cuma soal makan bergizi. Ini tentang bagaimana kebijakan bisa menyentuh langsung kehidupan masyarakat atau justru hanya terlihat berhasil di permukaan.

Menurut kamu, program seperti ini benar-benar bisa jadi penggerak ekonomi daerah dalam jangka panjang? Atau ada hal lain yang perlu diperbaiki? Yuk, share pendapatmu.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Serangan Bandara Riyadh, 1 Tewas dan 11 Luka

JCCNetwork.id – Serangan proyektil menghantam salah satu gedung terminal Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu (11/10/2026) sore.Insiden tersebut menewaskan satu orang...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Uang Korupsi Dipakai Bupati Klaten untuk Bayar Utang Pilkada #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Terkuak, Bupati Klaten Diduga Terima Setoran Rutin Rp1,8 Miliar dari OPD hingga BUMD
09:31
Video thumbnail
Anggota Parlemen Malaysia Desak ASEAN Protes ke Indonesia soal Kabut Asap
10:00
Video thumbnail
KPK Ungkap Tong Biru Isi Uang Diduga Hasil Korupsi Bupati Klaten #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Bukan Brankas, KPK Ungkap Dugaan Uang Hasil Korupsi Bupati Klaten Disimpan dalam Tong Biru
08:31
Video thumbnail
Jokowi Blak-blakan Duga Ada Manuver untuk Hancurkan Reputasinya dan Gibran #shorts #trending
01:27
Video thumbnail
KPK Bongkar Dugaan Korupsi di BNPB, Gepokan Uang hingga Emas Dipamerkan
08:28
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Dana Bencana BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
KPK Bongkar Aliran Uang Miliaran dan Emas 325 Gram ke Pejabat BNPB dalam Kasus Korupsi Dana Bencana
13:39
Video thumbnail
Gugatan UU Pilkada Ditolak MK, Ini Alasan Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah Dipertahankan
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Bencana Rp148 Miliar oleh Adik Eks Kepala BNPB
14:44
Video thumbnail
Pemerintah Dituding Tebang Hutan, Mentan Amran UngkapPembukaan Sawah di Papua
08:04
Video thumbnail
Terungkap, KPK Beberkan Dugaan Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
22:12
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla #shorts
01:08
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla
08:50
Video thumbnail
Baru Dilantik, Kristomei Buka Peluang Rombak Personel BNPB Buntut Kasus Korupsi
08:29
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Isu Pindah ke PSI: Kabar dari Mana?
01:44
Video thumbnail
Momen Menta Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya, Langsung Dihadiahi Motor #shorts #trending
01:15
Video thumbnail
Bikin Haru, Mentan Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya hingga Dihadiahi Motor
11:01

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER