JCCNetwork. id- Gelombang kecaman internasional kembali diarahkan kepada Israel menyusul keputusan pemerintahnya menyetujui pembangunan permukiman Yahudi baru di wilayah Tepi Barat yang diduduki.
Sedikitnya 14 negara menyatakan penolakan tegas dan mendesak Tel Aviv membatalkan kebijakan tersebut.
Kecaman itu datang dari sejumlah negara Eropa dan sekutunya, di antaranya Prancis, Inggris, Kanada, Jerman, hingga Jepang.
Dalam pernyataan bersama yang dirilis melalui Kementerian Luar Negeri Prancis, negara-negara tersebut menilai keputusan Israel berpotensi memperburuk situasi dan merusak upaya perdamaian di kawasan.
Pernyataan tersebut menegaskan penolakan terhadap langkah kabinet keamanan Israel yang menyetujui pendirian 19 permukiman baru di Tepi Barat.
Negara-negara penandatangan juga kembali mengingatkan sikap konsisten mereka yang menentang segala bentuk aneksasi maupun ekspansi permukiman di wilayah pendudukan.
Dengan persetujuan terbaru ini, total permukiman yang disahkan pemerintah Israel dalam kurun tiga tahun terakhir tercatat mencapai 69 lokasi.
Kebijakan tersebut dinilai bertentangan dengan hukum internasional dan terus menuai sorotan dari komunitas global.



