JCCNetwork.id-Patung raksasa Lionel Messi di Kolkata, India, dilaporkan menghadapi ancaman pembongkaran setelah menuai protes warga dan hasil inspeksi yang menemukan masalah struktural serius pada konstruksinya.
Monumen setinggi sekitar 21 meter yang berdiri di kawasan Sree Bhumi Sporting Club, Lake Town, itu mulai dipersoalkan hanya beberapa bulan setelah diresmikan pada Desember 2025.
Warga melaporkan patung berbahan fiberglass dan besi tersebut kerap bergetar saat diterpa angin kencang, sehingga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan publik di sekitar lokasi.
Laporan masyarakat kemudian ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian setempat yang meneruskannya kepada Departemen Pekerjaan Umum (PWD) India.
Pada inspeksi yang dilakukan Senin (25/5/2026), tim teknis menemukan adanya kelemahan struktural, termasuk ketidakseimbangan titik gravitasi yang dianggap berisiko terhadap stabilitas bangunan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, otoritas setempat disebut telah memutuskan untuk melakukan pembongkaran.
Sebagai langkah sementara, pihak berwenang memasang pengaman berupa tali nilon berkekuatan tinggi serta barikade di sekitar area patung.
Sejak awal, keberadaan patung ini juga telah memicu kontroversi.
Saat diresmikan dalam rangkaian tur bertajuk “GOAT”, bentuk wajah replika Messi dinilai tidak menyerupai sang pemain, meski acara tersebut turut dihadiri sejumlah figur publik, termasuk aktor Bollywood Shah Rukh Khan.
Kunjungan Messi ke Kolkata pada momen tersebut hanya berlangsung sekitar 20 menit di Salt Lake Stadium, memicu kekecewaan sebagian penggemar yang telah membeli tiket dengan harga tinggi.
Kunjungan itu juga menjadi yang pertama bagi Messi ke India sejak 2011.



