Subsidi Listrik Dipertanyakan DPR

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Anggota Komisi VI DPR RI, Asep Wahyuwijaya, mendesak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero untuk meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran subsidi dan kompensasi listrik. Desakan tersebut disampaikannya menyusul keluhan masyarakat terkait melonjaknya tagihan listrik setelah program diskon tarif listrik dihentikan per 1 Maret 2025.

Dalam keterangannya kepada wartawan pada Senin (21/4), Asep menegaskan bahwa transparansi bukan hanya penting karena berakhirnya program diskon, tetapi juga karena keterlibatan dana publik yang besar dalam bentuk subsidi. Ia menyebutkan, pada tahun 2024 PLN menerima alokasi subsidi hampir mencapai Rp 70 triliun, dan jumlah tersebut meningkat drastis pada 2025 menjadi hampir Rp 90 triliun.

- Advertisement -

“Saya kira transparansi tetap harus dilakukan tetapi bukan karena gara-gara soal diskon tarif ini. Diskon ini kan hanya menyasar beberapa golongan pelanggan saja sehingga bisa juga jadi tak seberapa angkanya,” kata Asep kepada wartawan di Jakarta, Senin,(21/4).

juga mempertanyakan validitas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang menjadi acuan penyaluran subsidi listrik bagi pelanggan berdaya 450 VA dan 900 VA. Asep meragukan apakah data tersebut benar-benar mencerminkan kondisi masyarakat yang berhak menerima bantuan.

“Pertanyaan, apakah DTKS kita valid? Kedua, andai data pelanggan yang terdaftar dalam DTKS tersebut valid, apakah betul anggaran subsidi yang diberikan oleh negara kepada PLN itu sepenuhnya terserap oleh mereka?” ujar Asep.

- Advertisement -

Lebih lanjut, Asep menyoroti potensi inefisiensi dan penyimpangan dalam penggunaan subsidi apabila tidak tepat sasaran. Ia mengingatkan bahwa dalam konteks keuangan negara, penggunaan dana publik yang tidak sesuai peruntukan dapat dikategorikan sebagai penyimpangan serius yang berpotensi mengarah pada praktik korupsi.

“Kalau dari sisi rezim keuangan negara bisa dikategorikan penyimpangan yang bisa mengarah pada korupsi jika ternyata digunakan untuk keperluan yang tak sepatutnya,” imbuhnya.

Asep menekankan perlunya transparansi PLN dilakukan secara menyeluruh, tidak setengah-setengah. Menurutnya, hal ini penting terutama dalam menghadapi tantangan ke depan terkait pembiayaan sektor energi, termasuk proyek Danantara yang ditujukan untuk mendorong pertumbuhan industri dan ekonomi nasional.

“Semestinya berangkat dari kondisi yang lebih komprehensif, tidak parsial, apalagi ke depan pun kita memerlukan anggaran yang tidak sedikit untuk keperluan Danantara mengakselerasi dunia industri dan pertumbuhan ekonomi kita kan?,” tutupnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalin HUT RI

JCCNetwork.id- Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan skema pengaturan dan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama rangkaian perayaan Hari Ulang...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Sekjen KPA Kecewa, Kapolri Absen di Tengah Sorotan 147 Kasus Petani
08:04
Video thumbnail
Tegang, Dolfie Tagih Profil Utang ke Purbaya : Harusnya Besok!
08:25
Video thumbnail
KDM Bongkar Soal Direktur BUMD, Sudah Ada yang Ditahan dan Calon Ditahan
08:42
Video thumbnail
Gempa NTT, Prabowo Minta Mentan Amran Gerak Cepat Selesaikan Masalah Bukan Bawa Masalah
05:06
Video thumbnail
KDM Tak Menampik, Ngaku Jadi Gubernur Jabar yang Paling Banyak Dikritik
08:59
Video thumbnail
DPR Minta Profil Utang, Purbaya Balik Tanya: Maunya Kapan?
08:55
Video thumbnail
Bahlil Bongkar Tantangan Energi Indonesia di Tengah Geopolitik Dunia yang Makin Memanas
09:10
Video thumbnail
KDM Jalani Dua Peran, Gubernur Administratif dan Konten, Belajar dari Messi
09:06
Video thumbnail
Soal PHD Wamenhaj dan Menteri Kaget: Lho Ini Siapa Ini?
11:03
Video thumbnail
Wamenhaj Beberkan Fenomena Nebeng Naik Haji
01:14
Video thumbnail
Wamen Singgung Masalah Nebeng Naik Haji
10:37
Video thumbnail
KDM Sebut BUMD Jabar Komisaris dan Direksi Berjubel, Tapi Sumbangsih ke Jabar Minim Banget
08:48
Video thumbnail
KDM Tegaskan Evaluasi Anggaran Merupakan Kunci Dari Orkestrasi Pembagunan #shorts #trending
02:07
Video thumbnail
Semua Petugas Haji 2027 Termasuk Dokter Hingga Perawat Wajib Masuk 'Barak'
11:44
Video thumbnail
KDM Naikkan Standar! Evaluasi Anggaran Jabar Tak Lagi Cuma Main Administratif, Tapi Wajib Teknis
08:38
Video thumbnail
Ada Abuleke! Bahlil Soroti Izin Geothermal, Dewan Energi Diminta Awasi Ketat
13:14
Video thumbnail
Bahlil Ungkap Potensi Geothermal RI Terbesar Dunia, Tapi AS Masih Unggul
13:23
Video thumbnail
Indonesia Jangan Mau Didikte Soal Harga Timah Dunia
12:29
Video thumbnail
DPR Soroti Informasi Penyelenggaraan Haji #shorts #trending
01:01
Video thumbnail
Megawati Bongkar Pengalaman 3 Kali Dipanggil Polisi #shorts #trending
01:32

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER