JCCNetwork.id- Timnas Indonesia bersiap menulis sejarah saat menghadapi Australia pada putaran ketiga pekan ke-7 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Duel yang akan berlangsung pada 20 Maret mendatang itu diyakini bisa menjadi ajang unjuk gigi bagi skuad Garuda di bawah nakhoda baru, Patrick Kluivert.
Angin segar berhembus ke kubu Garuda. Dengan hadirnya amunisi baru dari Eropa, Timnas Indonesia bukan sekadar tamu yang datang untuk bertahan. Nama-nama seperti Dean James, Emil Audero, dan Joey Pelupessy menjadi tambahan tenaga yang bisa mengubah wajah permainan Indonesia. Tak hanya itu, kehadiran Ole Romeny, penyerang tajam Oxford United, membuat skema serangan Indonesia lebih berbahaya dari sebelumnya.
Di sisi lain, Australia justru harus menerima kenyataan pahit dengan absennya empat pemain kunci, termasuk bek jangkung Leicester City, Harry Souttar. Ini menjadi celah yang bisa dimanfaatkan oleh Marselino Ferdinan dan kawan-kawan untuk membongkar pertahanan tuan rumah.
“Saya kira dengan.masuknya 3 pemain ini ditambah Ole Romeny bintang klub Oxford United di Divisi UCL Inggris akan menjadikan tim Garuda sangat kuat. Saya yakin 3 poin akan dibawa dari negeri Kanguru,” kata Jerry Massie yang juga pengamat sepakbola.
Sementara itu, duel kontra Australia juga menjadi debut perdana bagi Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Warisan enam poin dari era Shin Tae-yong menjadi modal awal, namun ujian sesungguhnya baru dimulai. Mampukah Garuda mencuri kemenangan di tanah Kanguru dan membuka jalan menuju Piala Dunia 2026? Semua mata tertuju ke laga ini, di mana kejutan bisa saja terjadi.



