JCCNetwork.id- Timnas Indonesia mengalami hasil yang mengecewakan dalam pertandingan melawan Bahrain yang berakhir imbang 2-2. Dalam laga yang berlangsung di markas Bahrain, Indonesia sempat unggul berkat gol dari Ragnar Oratmangoen pada menit 45+2 dan Rafael Struick pada menit 74. Namun, hasil akhir menciptakan kekecewaan di kalangan pendukung dan tim, terutama karena keputusan wasit asal Oman, Ahmed Al-Kaf, yang dinilai kontroversial dan merugikan Timnas Indonesia.
Hasil imbang ini bukan hanya mengecewakan, tetapi juga mengakibatkan Timnas Indonesia tergeser ke peringkat lima klasemen Grup C dengan koleksi tiga poin. Tim asuhan Shin Tae-yong akan melanjutkan perjuangan mereka dalam babak kualifikasi Piala Asia 2026 dengan melawat ke markas China pada Selasa, 15 Oktober 2024, pukul 19.00 WIB. Dengan situasi ini, setiap pertandingan menjadi krusial bagi peluang Indonesia untuk maju lebih jauh.
Berikut ini adalah tiga keputusan wasit Ahmed Al-Kaf yang dipandang ‘merampok’ kemenanaTimnas Indonesia selama pertandingan melawan Bahrain:
1. Tolak Tendangan Bebas
Pada babak kedua, Indonesia seharusnya mendapat tendangan bebas setelah Rafael Struick dilanggar oleh pemain belakang Bahrain tepat di depan kotak penalti. Namun, wasit Al-Kaf memilih untuk memberikan drop ball kepada Timnas Indonesia, menyatakan bahwa bola menyentuh dirinya. Keputusan ini jelas merugikan Indonesia, mengingat mereka kehilangan kesempatan untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-1.
2. Panjang Waktu Injury Time Tidak Konsisten
Wasit memberikan tambahan waktu enam menit pada babak kedua. Namun, saat pertandingan memasuki menit 90+6, wasit tidak menghentikan pertandingan meskipun waktu tambahan telah terlampaui. Keputusan ini membuat Timnas Indonesia, yang seharusnya menang 2-1, harus menerima kenyataan bahwa Bahrain berhasil menyamakan kedudukan di menit 90+9 melalui gol Mohamed Marhoon.
3. Gagal Mengecek VAR
Setelah gol penyama dari Bahrain, wasit seharusnya memeriksa VAR untuk menentukan apakah gol tersebut sah. Sebelum Mohamed Marhoon mencetak gol, terlihat jelas Husein Abdulkarim, penyerang Bahrain, dalam posisi offside. Namun, keputusan wasit untuk tidak memeriksa VAR berakibat fatal, membuat skor tetap 2-2 dan menghilangkan peluang Indonesia untuk meraih kemenangan.
Dengan hasil imbang ini, Timnas Indonesia harus berjuang lebih keras di sisa kualifikasi, terutama menjelang laga melawan China. Keputusan-keputusan kontroversial dari wasit dalam pertandingan melawan Bahrain mengundang reaksi dan kritik dari berbagai pihak, yang mempertanyakan integritas dan konsistensi penegakan aturan dalam pertandingan internasional. Fans dan analis berharap agar di pertandingan mendatang, Timnas Indonesia dapat menunjukkan performa terbaik dan memperbaiki posisi di klasemen Grup C.



