JCCNetwork.id- Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang baru mencapai 15% memunculkan ketidakpastian besar mengenai rencana pemindahan aparatur sipil negara (ASN). Dengan fasilitas yang belum memadai, memindahkan ribuan ASN ke IKN menjadi tantangan yang sangat berat. Ketua Umum DPP Asosiasi Analis Kebijakan Indonesia (AAKI) Trubus Rahardiansyah mengakui bahwa pemindahan ASN ini sangat rumit dan penuh hambatan.
Namun, ia menekankan bahwa proses pemindahan tetap harus dilakukan untuk menjaga kepercayaan para investor. Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tetap menyampaikan optimisme. Di mana ada sekitar 400 letter of intent (LoI) atau minat investasi dari calon investor yang menyatakan siap berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).



