Menakar Kinerja Walikota Bekasi Tri Adhianto Sebulan ke Depan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Tri Adhianto beberapa hari lalu resmi menjabat Walikota Bekasi definitif. Beberapa persoalan di Kota Bekasi menjadi Pekerjaan Rumah (PR) dalam jangka sebulan ke depan.

Permasalahan di Kota Bekasi, mulai dari kemacatan, kriminalitas, sampah, polusi udara, hingga pelayanan kesehatan dan pendidikan menjadi ‘beban’ Tri Adhianto.

- Advertisement -

Ia merasa memikul tanggung jawab menjadi seorang Wali Kota sungguh berat, jika bekerja sendirian. Apalagi penduduk Kota Bekasi saat ini salah satu kota terbesar di Indonesia dengan jumlah penduduk 2,4 juta jiwa.

Menata kota Bekasi, kata Dia, membutuhkan kerja sama antar stakeholder (berbagai lapisan masyarakat) yang ada di Kota Bekasi.

“Sungguh luar biasa beratnya membangun kota yang dinamis, dengan total penduduk 2,4 juta jiwa,” ujar Tri Adhianto, Rabu (22/8/23).

- Advertisement -

Kota Bekasi sebagai kota metropolis, penduduknya multidimensi, beragam suku dan budaya tumpah ruah menetap di wilayah berjuluk Kota Patriot.

Kinerja Tri Adhianto dalam sebulan ke depan akan menjadi sorotan publik, khususnya warga Kota Bekasi.

Waktu sebulan sangat singkat baginya, apalagi banyak persoalan yang harus dituntaskan. Hal ini menjadi peluang dan tantangan mantan Wakil Walikota Bekasi era Rahmat Effendi (Pepen) tersebut.

Jika Tri mampu menjalankan roda kepemimpinan sebagai Walikota Bekasi Definitif dalam jangka waktu sebulan, warga Bekasi bakal tepuk tangan dan angkat jempol.

Namun, jika dirinya ‘kewalahan’ membenahi persoalan-persoalan di Kota Bekasi yang ruwet dan kompleks. Nasib Tri ke depan akan diragukan oleh warga Bekasi seandainya Ia maju mencalonkan menjadi orang nomor satu di Kota Bekasi pada 2024 nanti.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Polisi Dalami Keterlibatan Oknum Rutan dalam Kasus Love Scamming

JCCNetwork.id- Kepolisian Daerah Lampung terus memperluas penyelidikan kasus penipuan daring berkedok hubungan asmara atau love scamming yang diduga dikendalikan dari dalam Rumah Tahanan Negara...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER