Jemaah Haji Mulai Dipulangkan, Zamzam Dilarang Masuk Koper

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai memberangkatkan jemaah haji Indonesia kembali ke Tanah Air setelah rangkaian puncak ibadah haji 1447 Hijriah selesai dilaksanakan. Proses pemulangan berlangsung secara bertahap sejak 1 Juni 2026 melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.

Tahap kepulangan menjadi salah satu fase krusial dalam penyelenggaraan ibadah haji karena melibatkan ribuan jemaah yang akan kembali ke daerah asal masing-masing. Pemerintah memastikan seluruh proses pemulangan dilakukan sesuai jadwal dan prosedur yang telah ditetapkan guna menjaga kenyamanan serta keselamatan para jemaah.

- Advertisement -

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, mengatakan bahwa seluruh jemaah diharapkan mematuhi aturan penerbangan internasional selama proses kepulangan berlangsung. Salah satu ketentuan yang kembali ditekankan adalah larangan membawa air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin.

Menurut Maria, aturan tersebut merupakan kebijakan yang berlaku dalam sistem penerbangan dan wajib ditaati oleh seluruh jemaah tanpa pengecualian. Ia mengingatkan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat menghambat proses pemeriksaan barang dan berpotensi mengganggu kelancaran keberangkatan penerbangan.

Kemenhaj memastikan jemaah tidak perlu khawatir terkait distribusi air zamzam. Pemerintah telah menyiapkan mekanisme resmi sehingga setiap jemaah haji Indonesia tetap akan memperoleh air zamzam setelah tiba di Indonesia.

- Advertisement -

Ia menambahkan, skema distribusi tersebut dirancang untuk menjamin seluruh jemaah mendapatkan haknya secara merata tanpa harus membawa air zamzam secara mandiri dari Arab Saudi.

Selain mengawal proses kepulangan, Kemenhaj juga terus melakukan evaluasi terhadap seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Berbagai masukan dan catatan yang muncul selama operasional haji akan dijadikan bahan perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji mendatang.

Maria menilai pelaksanaan rangkaian utama ibadah haji yang telah dijalani jemaah Indonesia berlangsung dengan baik dan relatif lancar. Keberhasilan tersebut menjadi modal penting dalam menyelesaikan tahapan akhir penyelenggaraan haji, yakni proses pemulangan jemaah ke Tanah Air.

Pemerintah berharap seluruh jemaah dapat mengikuti prosedur yang telah ditentukan selama perjalanan pulang sehingga proses kepulangan berlangsung tertib, aman, dan nyaman hingga tiba di daerah asal masing-masing.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Putusan MK Kuota 30 Persen Perempuan Butuh Komitmen Partai

JCCNetwork.id-Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan sanksi bagi partai politik yang tidak memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan dinilai membutuhkan dukungan penuh dari partai...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER