JCCNetwork.id-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjajaki kerja sama dengan pengelola San Siro Stadium untuk memperkuat tata kelola dan pengembangan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai stadion berstandar internasional.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan, langkah tersebut diambil untuk mempelajari pengelolaan stadion bersejarah seperti San Siro yang dinilai berhasil berkembang tidak hanya sebagai arena pertandingan sepak bola, tetapi juga pusat ekonomi kreatif, hiburan, dan destinasi wisata olahraga.
“San Siro adalah salah satu ikon sepak bola dunia yang sudah berusia 100 tahun sejak 1925 dan terus berkembang hingga memiliki kapasitas 75.000 penonton. Kita datang bukan sekadar berkunjung, tetapi belajar bagaimana sebuah stadion bisa hidup sebagai ruang sejarah, bisnis, hiburan, dan menjadi kebanggaan warga,” kata dia melalui keterangannya, Rabu (13/5/2026).
Menurut dia, Jakarta International Stadium memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi stadion modern yang tidak hanya aktif saat pertandingan, tetapi juga hidup sepanjang tahun melalui berbagai kegiatan non-olahraga.
Rano menegaskan, pengelola stadion, yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro), diminta menindaklanjuti komunikasi dengan pihak pengelola San Siro dalam bentuk transfer pengetahuan terkait manajemen stadion, penyelenggaraan event berskala besar, hingga pengembangan aktivitas wisata olahraga.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global melalui pengelolaan stadion yang lebih profesional, produktif, dan berorientasi pada pengalaman pengunjung.



