2 Hektare Hutan Andong Terbakar

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id — Kebakaran melanda kawasan hutan Gunung Andong, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (10/8/2026).

Api membakar sekitar 2 hektare kawasan hutan di Petak 27 yang berada di atas Dusun Sejaran, Desa Pagergunung, Kecamatan Ngablak, hingga wilayah Dusun Tempel, Desa Tirto, Kecamatan Grabag.

- Advertisement -

Kebakaran diketahui sekitar pukul 12.00 WIB setelah warga melihat kepulan asap dari kawasan hutan yang dipenuhi vegetasi kering.

Api kemudian ditemukan di sejumlah titik di antara pepohonan pinus.

Pengelola Basecamp Gunung Andong via Temu Kidul, Sururi, menyebut terdapat sekitar delapan titik api yang terpantau di lokasi. Material yang terbakar berupa daun pinus, ranting, dan dedaunan kering.

- Advertisement -

“Yang terbakar berupa daun-daun kering, daun pinus, dan ranting-ranting kering,” kata Sururi saat ditemui pada Senin (10/8/2026).

Petugas bersama warga dan sejumlah unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Karena akses menuju titik api cukup sulit, pemadaman dilakukan secara manual dengan cara menggebuk api dan menutup bagian yang terbakar menggunakan tanah.

Upaya pemadaman berlangsung sekitar empat jam. Api baru dinyatakan berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.00 WIB.

Sururi mengatakan medan yang terjal dan dipenuhi semak belukar menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman.

Lokasi kebakaran juga jarang dilalui masyarakat sehingga akses menuju titik api tidak mudah.

Selain medan, angin kencang turut menyulitkan proses pemadaman.

Beberapa titik yang sebelumnya berhasil dipadamkan kembali menyala setelah terkena embusan angin.

Material hutan yang dalam kondisi kering juga membuat api lebih mudah merambat.

Karena itu, setelah api padam, petugas dan warga kembali menyisir kawasan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Penanganan kebakaran melibatkan Polsek, Koramil, Perhutani, Palawi, Masyarakat Peduli Api (MPA), BPBD, warga sekitar, serta pengelola sejumlah basecamp Gunung Andong.

Sururi memastikan lokasi kebakaran bukan berada di jalur pendakian Gunung Andong. Area tersebut merupakan kawasan yang relatif jarang diakses oleh masyarakat.

Hingga pemadaman selesai, penyebab kebakaran belum diketahui.

Kondisi kemarau, minimnya kelembapan, serta banyaknya material mudah terbakar di kawasan hutan diduga dapat mempercepat penyebaran api.

“Untuk saat ini belum tahu indikasi kebakarannya. Yang kami lihat karena ada kepulan asap, jadi kami tanggulangi,” katanya.

Pemantauan masih dilakukan setelah api berhasil dipadamkan.

Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama karena kondisi angin masih cukup kencang dan material kering masih terdapat di sekitar lokasi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Prabowo Perintahkan Bahlil Atasi Listrik Padam di Kalimantan

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk bergerak cepat mengatasi gangguan kelistrikan yang menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER