Rupiah Melemah ke Rp18.049 per Dolar AS, BI Perkuat Intervensi Pasar

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Mata uang Garuda ditutup melemah 0,46 persen ke level Rp18.049 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan posisi penutupan sebelumnya yang berada di Rp17.966 per dolar AS.

Pelemahan rupiah yang telah menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS mendorong Bank Indonesia (BI) meningkatkan langkah stabilisasi di pasar keuangan. Otoritas moneter menegaskan akan terus hadir di pasar valuta asing guna menjaga kestabilan nilai tukar dan memastikan mekanisme pasar berjalan secara teratur.

- Advertisement -

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengatakan bank sentral telah memperkuat intensitas intervensi di berbagai instrumen untuk meredam tekanan terhadap rupiah yang masih berlanjut dalam beberapa waktu terakhir.

“Bank Indonesia terus hadir di pasar dan meningkatkan intensitas intervensi untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah terjaga sesuai dengan fundamentalnya,” kata Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti.

Menurutnya, langkah intervensi dilakukan secara berkelanjutan melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

- Advertisement -

“Intervensi yang berkesinambungan akan terus dilakukan secara konsisten melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, disertai dengan pembelian SBN di pasar sekunder,” tegas Destry.

BI menilai kombinasi kebijakan tersebut diperlukan untuk menjaga likuiditas pasar, memperkuat kepercayaan pelaku usaha, serta mengurangi gejolak yang berpotensi memperburuk pergerakan nilai tukar rupiah.

Selain melakukan intervensi, Bank Indonesia juga terus mempererat koordinasi dengan pelaku pasar, sektor korporasi, dan lembaga keuangan guna memantau perkembangan kebutuhan valuta asing di dalam negeri. Komunikasi yang intensif dilakukan untuk memastikan stabilitas pasar tetap terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Tekanan terhadap rupiah saat ini dipicu oleh sejumlah faktor eksternal, terutama meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang kembali memanas. Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran pasar terhadap terganggunya pasokan energi global dan memperkecil peluang tercapainya perdamaian dalam waktu dekat.

Kondisi tersebut berdampak pada tetap tingginya harga minyak dunia, yang kemudian meningkatkan risiko inflasi global. Ketidakpastian tersebut juga mendorong investor global mengalihkan dana ke aset yang dianggap lebih aman sehingga memicu arus keluar modal dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dari sisi domestik, kebutuhan valuta asing yang masih tinggi turut memberikan tekanan terhadap pergerakan rupiah. Permintaan dolar AS meningkat seiring aktivitas repatriasi dividen perusahaan serta kewajiban pembayaran utang luar negeri yang jatuh tempo pada periode ini.

Meski demikian, Bank Indonesia menilai pelemahan rupiah masih bergerak sejalan dengan tren yang terjadi di sejumlah negara kawasan. Secara tahun berjalan atau year to date (ytd), rupiah tercatat mengalami depresiasi sekitar 7,44 persen, seiring tekanan yang juga dialami mata uang negara berkembang lainnya akibat penguatan dolar AS dan tingginya ketidakpastian global.

Untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS sekaligus meminimalkan risiko fluktuasi nilai tukar, BI terus memperluas penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan dan investasi internasional melalui skema Local Currency Transaction (LCT).

Hingga saat ini, Indonesia telah menjalin kerja sama penggunaan mata uang lokal dengan sejumlah negara mitra strategis, antara lain China, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab. Melalui kerja sama tersebut, pelaku usaha dapat melakukan transaksi bilateral menggunakan mata uang masing-masing negara tanpa harus bergantung pada dolar AS sebagai mata uang perantara.

Bank Indonesia optimistis berbagai langkah stabilisasi yang ditempuh, didukung koordinasi erat dengan pemerintah dan pelaku pasar, dapat menjaga kepercayaan investor serta mendukung ketahanan ekonomi nasional di tengah tekanan global yang masih berlangsung.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kemarau Rusak Sawah Pandeglang

JCCNetwork.id – Kemarau yang berlangsung selama lima bulan mulai mengganggu produksi pertanian di Kabupaten Pandeglang, Banten.Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Pandeglang mencatat 867,5...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Pidato Tegas AHY, Hukum Tak Boleh Berubah karena Kekuasaan, Jangan Bela yang Salah karena Kawan
09:25
Video thumbnail
KDM Buka bukaan di Garut, Curhat Jadi Gubernur Sataun Genep Bulan Hadapi Segudang Masalah
08:41
Video thumbnail
DPR Bongkar Draf Lama UU Perampasan Aset Bisa Disalahgunakan untuk Hantam Lawan Politik
08:49
Video thumbnail
Pidato AHY Ingatkan Soal Kekuasaan Tak Selamanya, Jabatan Ada Batas Waktunya
09:24
Video thumbnail
Pantai Mau Dikuasai Pengusaha Kang Dedi Mulyadi Langsung Kasih Peringatan Keras
08:19
Video thumbnail
Prabowo Antisipasi Dampak El Nino dan Erupsi Gunung, Bantuan Beras Disiapkan hingga Desember
04:41
Video thumbnail
Momen Seskab Teddy Geser Mik Prabowo Usai Presiden Singgung Karhutla Dekat IKN
08:44
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Dipercepat atau Ditunda? #shorts #trending
02:48
Video thumbnail
Indonesia Rawan Bencana, Prabowo: Ini Takdir Negara Kita yang Berada di Ring of Fire
10:44
Video thumbnail
Tekanan Dua Arah RUU Perampasan Aset Dipercepat atau Ditunda?
08:34
Video thumbnail
Habis Terbakar Kok Langsung Jadi Lahan Kebun Sawit? #shorts #trending
01:18
Video thumbnail
Airlangga Ungkap Arahan Prabowo: BRI dan BSI Ditugaskan Buka Akses Rekening untuk Warga
04:33
Video thumbnail
Karhutla Dekat IKN Bikin Prabowo Waspada Agar Tak Melebar ke Zona Inti
08:40
Video thumbnail
Prabowo Heran Lahan Baru Terbakar, Tak Lama Kemudian Sudah Jadi Kebun Sawit
08:37
Video thumbnail
Kapal Induk Italia Segera Masuk RI Disulap Jadi Pangkalan Helikopter untuk Gempur Titik Api
08:14
Video thumbnail
Erupsi Gunung Anak Krakatau Jadi Perhatian Hujan Segera Turun, OMC Diperkuat
11:00
Video thumbnail
Tak Main-Main! Prabowo Minta Kapolri Setor Nama Pemilik Korporasi di Balik Karhutla
08:40
Video thumbnail
Pesan DPR Berantas Korupsi Boleh, Tapi Jangan Jadikan Perampasan Aset sebagai Alat Abuse of Power
01:21
Video thumbnail
DPR Tegas Perangi Korupsi, Tapi Ingatkan Aparat Jangan Sampai Perampasan Aset Jadi Abuse of Power
08:44
Video thumbnail
DPR Singgung Rencana Prabowo Pangkas 1.074 BUMN Saat Bahas RUU Perampasan Aset
10:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Studio Eks MNC TV Terbakar

Anak Krakatau Tetap Siaga

Bayern Lolos ke Putaran Kedua

Kekeringan Ekstrem Landa Pati