JCCNetwork.id-PT PLN (Persero) memastikan kesiapan pasokan listrik guna mendukung pengembangan industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, Sulawesi Utara.
Komitmen tersebut disampaikan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, di Manado, Kamis (12/2).
Usman menegaskan, infrastruktur kelistrikan yang andal menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing kawasan serta menarik investasi ke KEK Bitung.
PLN, kata dia, terus memperkuat sistem kelistrikan agar mampu menopang kebutuhan industri yang terus berkembang.
“PLN berkomitmen memastikan ketersediaan listrik yang andal untuk mendukung pengembangan KEK Bitung. Sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar pengembangan kawasan industri ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak ekonomi yang luas,” ujar Usman.
Senada dengan itu, Manajer PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, menyebut keandalan pasokan listrik sangat krusial bagi kelangsungan operasional industri.
PLN telah melakukan perencanaan terintegrasi dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan sistem kelistrikan siap mendukung aktivitas industri di kawasan tersebut.
Upaya ini dilakukan seiring pembangunan infrastruktur penunjang di KEK Bitung, termasuk proyek jalan nasional dan fasilitas publik lainnya.
PLN UID Suluttenggo telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi guna menyelaraskan perencanaan jaringan listrik dengan pembangunan infrastruktur lain, seperti jaringan utilitas dan pasokan air bersih.
Koordinasi tersebut melibatkan Administrator KEK Bitung, Direktur Utama PT Membangun Sulut Maju (MSM), Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara, serta PDAM Kota Bitung.
Dari pihak PLN, hadir Manajer UP3 Manado bersama Manajer ULP Bitung untuk membahas kesiapan jaringan dan pemetaan jalur utilitas.
Langkah tersebut dilakukan agar pembangunan jalan nasional tidak berbenturan dengan jaringan kabel listrik maupun infrastruktur vital lainnya, sehingga tercipta tata ruang kawasan yang tertata, efisien, dan minim hambatan teknis.



