JCCNetwork.id-Presiden Prabowo Subianto rencananya akan menyalurkan bantuan sapi dan daging sapi untuk mendukung pelaksanaan tradisi Meugang di Aceh menjelang Ramadhan.
Rencana ini diungkapkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, saat memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026).
Tito menyampaikan, perhatian pemerintah tidak hanya terfokus pada rehabilitasi infrastruktur dan rumah ibadah pascabencana, tetapi juga aspek sosial dan budaya masyarakat Aceh.
“Di Aceh ada tradisi Meugang. Tradisi sebelum Ramadhan, mereka menyantap daging sapi, kerbau, atau kambing,” jelas Tito.
Lebih lanjut, Tito menjelaskan, ide bantuan ini muncul setelah Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyampaikannya kepada Presiden Prabowo saat kunjungan ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Tamiang.
“Pak Mualem menyampaikan hal ini kepada Bapak Presiden, dan beliau berkeinginan memberikan bantuan berupa sapi atau daging, baik sapi maupun kerbau, untuk mendukung tradisi ini,” tambah Tito.
Bantuan ini ditujukan khusus bagi warga yang terdampak bencana, agar tetap dapat menjalankan tradisi Meugang menjelang Ramadhan. Tito menilai, kehadiran bantuan langsung dari Presiden akan meningkatkan semangat dan kebahagiaan masyarakat Aceh.
“Saya kira ini akan membuat masyarakat merasa bergembira karena adanya dukungan langsung dari Presiden,” ujarnya.
Tradisi Meugang merupakan ritual tahunan masyarakat Aceh menjelang Ramadhan, di mana warga bersama keluarga dan tetangga memasak dan menyantap daging bersama.
Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan, kepedulian sosial, dan rasa syukur yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat.























