Polisi Telusuri Motif Dugaan Check-In Almarhum Diplomat ADP

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Polisi akhirnya merespons pernyataan pengacara keluarga Diplomat Muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), yang menyebut almarhum sempat puluhan kali melakukan check-in hotel bersama rekan kerjanya, Vara Dwikhandini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa penyidik akan berkoordinasi langsung dengan keluarga inti Arya Daru sebelum memberikan penjelasan lebih jauh terkait informasi tersebut. Menurut dia, tidak semua data dapat dibuka ke publik karena menyangkut privasi almarhum.

- Advertisement -

“Beberapa informasi harus dijaga, terlebih yang bersangkutan sudah meninggal dunia. Ada batasan etis. Tidak mungkin kita mengumbar hal-hal yang berpotensi membuka aib seseorang,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).

Polda Metro Jaya akan berkomunikasi dengan istri dan orang tua Arya terkait temuan soal aktivitas check-in tersebut. Koordinasi dilakukan baik dengan penyidik mendatangi keluarga inti atau keluarga yang hadir langsung di Polda.

Ketika ditanya apakah Vara akan kembali diperiksa, Budi menegaskan keputusan sepenuhnya berada di tangan penyidik.

- Advertisement -

“Nanti dilihat urgensinya seperti apa. Itu juga merupakan permintaan dari pendamping keluarga inti,” ujarnya.

Sebelumnya, keluarga Arya Daru telah menjalani audiensi dengan penyidik untuk mendengar perkembangan penyelidikan kasus kematian ADP yang ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban, Rabu (26/11).

Pengacara keluarga, Nicholay Aprilindo, menyebut penyidik menyampaikan bahwa Arya sempat check-in bersama Vara sebanyak 24 kali dalam periode 2024–2025.

Meski demikian, Nicholay menegaskan pihak keluarga tidak ingin berspekulasi terkait dugaan perselingkuhan ataupun motif lain. Ia menyebut belum ada bukti yang menunjukkan bahwa aktivitas check-in itu berkaitan dengan tindakan asusila atau motif pembunuhan.

“Check-in itu untuk apa? Untuk siapa? Tidak ada saksi, tidak ada bukti. Yang perlu dijelaskan adalah apakah hal ini ada kaitannya dengan kematian almarhum. Jika ada, siapa yang dirugikan hingga nekat menghilangkan nyawanya?” kata Nicholay.

Pihak keluarga meminta agar penyidik kembali memeriksa Vara dan suaminya untuk memperjelas rangkaian peristiwa yang mengarah pada kematian Arya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemprov Jakarta Luncurkan Bus Blok M–Bandara Soekarno-Hatta

JCCNetwork.id – Pemerintah Provinsi Jakarta mulai mengoperasikan layanan Transjabodetabek rute SH2 yang menghubungkan Terminal Blok M dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis (12/3/2026). Pada masa...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER