JCCNetwork.id-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan itu disampaikan Bahlil di Istana Negara pada Jumat (17/5/2026).
Ia menegaskan, pemerintah telah bersepakat untuk menjaga stabilitas harga BBM subsidi demi melindungi daya beli masyarakat.
“Pemerintah sudah bersepakat atas arahan Bapak Presiden bahwa harga BBM subsidi tidak akan dinaikkan sampai dengan akhir tahun,” ujar Bahlil.
Menurut Bahlil, keputusan tersebut didukung oleh kondisi stok energi nasional yang masih aman dan berada di atas standar minimum. Ketersediaan energi mencakup BBM jenis gasoline, gasoil, hingga liquefied petroleum gas (LPG).
Selain itu, harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) dinilai masih berada dalam batas aman Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Ia menjelaskan, APBN masih mampu menahan harga BBM subsidi selama ICP berada di bawah 100 dolar AS per barel. Sementara itu, rata-rata ICP sejak Januari 2026 tercatat tidak melebihi 77 dolar AS per barel.
Di sisi lain, pemerintah juga memastikan kecukupan cadangan energi nasional. Bahlil menyebut stok minyak mentah diperkirakan aman hingga akhir tahun 2026, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan energi dalam negeri.
Namun demikian, tantangan masih dihadapi pada tingginya konsumsi BBM nasional yang mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari.
Angka tersebut jauh melampaui produksi minyak dalam negeri yang hanya berada di kisaran 600 hingga 610 ribu barel per hari.
Akibat selisih tersebut, Indonesia masih harus mengimpor sekitar 1 juta barel minyak per hari.
Untuk mengatasi ketergantungan impor, pemerintah berupaya mencari sumber pasokan minyak dari berbagai negara serta meningkatkan kapasitas produksi kilang dalam negeri.
Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap stabilitas harga dan pasokan energi nasional tetap terjaga di tengah dinamika pasar global.



