PSSI Diminta Tak Gengsi Rekrut Shin Tae-yong Lagi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Polemik kursi pelatih Timnas Indonesia kembali memanas. Nama Shin Tae-yong mencuat lagi sebagai kandidat kuat pengganti Patrick Kluivert. Pelatih asal Korea Selatan itu bahkan secara terbuka menyatakan siap kembali memimpin Skuad Garuda.

Namun, langkah Shin Tae-yong langsung terbentur tembok dingin. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa peluang bagi mantan pelatih Timnas Indonesia itu sudah tertutup. Pernyataan Erick tersebut justru memicu gelombang reaksi keras dari publik.

- Advertisement -

Salah satu suara lantang datang dari Penasihat klub Semen Padang, Andre Rosiade. Ia menilai PSSI tidak perlu gengsi untuk kembali merekrut Shin Tae-yong, sebab sejarah mencatat bahwa PSSI kerap meraih kesuksesan lewat pelatih yang “CLBK” dengan Timnas Indonesia.

Contohnya, Alfred Riedl. Pelatih asal Austria itu pernah tiga kali menakhodai Garuda. Meski datang dengan kondisi serba terbatas, pada periode ketiganya tahun 2016, ia sukses membawa Indonesia ke final Piala AFF.

Kisah serupa juga terjadi pada Ivan Kolev. Pelatih asal Bulgaria itu membawa Timnas Indonesia menorehkan kemenangan perdana di Piala Asia 2004 atas Qatar, lalu kembali pada edisi 2007 dengan performa memukau, meski gagal melangkah ke perempat final.

- Advertisement -

Tak ketinggalan, Benny Dollo — pelatih lokal tersukses pada abad ke-21. Ia sempat mempersembahkan trofi Piala Kemerdekaan 2008, trofi terakhir yang diraih Timnas Indonesia.

Dari catatan sejarah itu, jelas satu hal: tidak ada yang salah dengan memberi kesempatan kedua. PSSI tak perlu malu mengulangi kesuksesan yang pernah tercipta  jika itu berarti mengembalikan Shin Tae-yong ke kursi pelatih Garuda.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Irak Temukan 8,8 Miliar Barel Minyak

JCCNetwork.id-Pemerintah Irak mengumumkan penemuan cadangan minyak mentah yang diperkirakan mencapai lebih dari 8,8 miliar barel di wilayah Blok Qurnain, Provinsi Najaf, dekat perbatasan Arab...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER