KPK Periksa Tiga Saksi Dugaan Suap Jalur Kereta Ditjen KA

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap dalam proyek pembangunan jalur kereta di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (Ditjen KA) Kementerian Perhubungan. Lembaga antirasuah itu memeriksa tiga saksi baru guna mendalami aliran dana dan mekanisme pengaturan lelang proyek tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri dugaan adanya pihak yang memberikan uang guna memperoleh proyek strategis di bawah Ditjen Perkeretaapian.

- Advertisement -

“Penyidik mendalami para saksi terkait pengaturan lelang dan pemberian fee kepada PPK (pejabat pembuat komitmen),” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Rabu, 29 Oktober 2025.

Menurut Budi, tiga saksi yang diperiksa masing-masing berinisial APS, FH, dan MH. Mereka diduga memiliki informasi penting mengenai pengumpulan uang yang diarahkan untuk kepentingan pihak tertentu di Ditjen KA.

“Serta (didalami) pihak yang mengepul dana untuk kepentingan pada Ditjen KA,” ucap Budi.

- Advertisement -

KPK belum membeberkan detail hasil pemeriksaan terhadap ketiga saksi tersebut. Namun, arah pertanyaan penyidik berfokus pada proyek pembangunan jalur kereta di wilayah Medan.

Kasus dugaan suap di proyek kereta api ini merupakan lanjutan dari perkara yang lebih dulu diungkap KPK terkait pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) wilayah Jawa bagian tengah. Dalam kasus sebelumnya, penyidik telah menetapkan aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Perhubungan, Risna Sutriyanto (RS), sebagai tersangka.

“Penahanan kepada tersangka RS untuk 20 hari pertama, terhitung sejak tanggal 11 Agustus 2025 sampai dengan 30 Agustus 2025,” kata pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 12 Agustus 2025.

Asep menyebut, Risna ditahan di Rumah Tahanan KPK cabang Gedung Merah Putih. Penahanan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan penyidikan.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK pada April 2025. Dari operasi tersebut, penyidik telah menetapkan sedikitnya 14 orang tersangka, yang terdiri dari pejabat pemerintah dan pihak swasta.

Risna Sutriyanto sendiri berperan sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) pada paket pembangunan jalur ganda kereta api Solo Balapan – Kadipiro KM 96+400 hingga KM 104+900 Tahun Anggaran 2022–2024. Selain itu, Risna juga menangani sejumlah proyek di lingkungan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang.

Penyidik menduga Risna bekerja sama dengan terpidana Bernard Hasibuan untuk memenangkan PT Wirajasa Persada (WJP-KSO) dalam proses tender proyek tersebut. Perusahaan lain, PT Istana Putra Agung, disebut-sebut turut dilibatkan sebagai pendamping dalam proses pelelangan.

KPK menegaskan, pengusutan perkara ini masih terus berlanjut. Lembaga antirasuah itu berkomitmen menelusuri seluruh aliran dana serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik suap di proyek strategis nasional sektor perkeretaapian tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Timnas Basket Siap Tempur di AG 2026

JCCNetwork.id-Tim nasional (timnas) bola basket putra Indonesia menargetkan untuk lolos dari fase penyisihan grup Asian Games (AG) 2026 Aichi-Nagoya di Jepang, dengan melawan tim-tim...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Antusiasme Warga Meledak, 336 Ribu Orang Ikut War Tiket Upacara di Istana
13:12
Video thumbnail
Kursi Gubernur BI Segera Terisi, Nama Pilihan Prabowo Mulai Dibocorkan dari Istana
13:07
Video thumbnail
China Terlibat di Satelit Lampung, BRIN Jaga Data Tetap di Bawah Otoritas Indonesia
09:52
Video thumbnail
KDM Dengarkan Aspirasi Mahasiswi Disabilitas soal Pendidikan Inklusif, Responsnya Bikin Terharu
10:46
Video thumbnail
KDM Dapat Aduan Atlet Popnas-Popda, Bonus Belum Cair Pak: yang Dikorup Bekasi Kemaren
09:15
Video thumbnail
Cerita Mahasiswi Uang Tinggal Rp81 Ribu Berujung Kuliah Gratis 5 Semester dari KDM
09:54
Video thumbnail
Pesan KDM Mau Sukses Harus Siap Lewat Masa Pahit!
09:06
Video thumbnail
Kejar Penurunan Stunting di Daerah 3T, 1.700 Dapur MBG Siap Beroperasi Dikerahkan
08:03
Video thumbnail
Di Hadapan Kapolda, Dedi Mulyadi Buka-bukaan soal LC yang Banyak dari Jawa Barat
08:59
Video thumbnail
China Terlibat dalam Satelit Lampung, BRIN Tegaskan Kendali Data Tetap di Tangan Indonesia
15:14
Video thumbnail
BRIN Singgung Pemanfaatkan Teknologi Nuklir RI Jauh Lebih Luas
10:05
Video thumbnail
Mahasiswa Heran Tentara Turun ke Sawah, Mentan Balik Tanya: Mau Gantikan Tanpa Dibayar?
17:47
Video thumbnail
Reaksi Istana di Tengah Makin Kencangnya Isu Pergantian Kapolri Jenderal Listyo
03:50
Video thumbnail
Baru Sebulan Kerja di BGN, Bigini Kata ZulhaS ke Sudaryono yang Nampak Makin Langsing
08:18
Video thumbnail
Gebrakan KDM Basmi Knalpot Brong, Warga Bakal Dapat Knalpot Standar Gratis
08:24
Video thumbnail
Mentan Amran Dorong Aktivis Kampus Berani Cari Jalan Sendiri Tak Hidup dari Proposal
10:12
Video thumbnail
Begini Balasan Kang Dedi Mulyadi Kepada Penenetang Sayembara Tangkap Begal
12:05
Video thumbnail
Kopdes Merah Putih Ramai Disebut Masih Kosong, Zulhas Buka Suara
09:40
Video thumbnail
Bukan Cuma Sayembara! Strategi Kang Dedi Mulyadi Buat Begal Harus Takut Warga
10:05

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER