Harga Anjlok, Tetes Tebu Tak Laku di Pasaran

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Stok tetes tebu di sejumlah pabrik gula di Jawa Timur menumpuk akibat harga yang anjlok dan rendahnya serapan industri. Kondisi ini diperparah oleh masuknya etanol impor yang lebih murah, sehingga produk lokal tidak terserap di pasar.

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Khusnul Khuluk, menyebut situasi tersebut mengancam kelangsungan produksi tebu di daerah.

- Advertisement -

Ia menyatakan tangki penampungan tetes tebu di beberapa pabrik sudah meluber dan dapat membahayakan keselamatan.

“Kondisi ini memaksa petani dan pabrik kebingungan, tangki penampungan meluber, dan mengancam kelanjutan produksi tebu,”ujar anggota komisi B DPRD Jawa Timur Khusnul Khuluk, Senin 1 September 2025.

Menurut politisi PKS asal Lumajang itu, salah satu penyebab utama krisis ini adalah Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 16 Tahun 2025 yang mempermudah impor etanol.

- Advertisement -

“Permendag No. 16 Tahun 2025 yang mempermudah impor etanol membuat harga etanol impor jauh lebih murah dibandingkan produksi dalam negeri, sehingga industri enggan menyerap tetes tebu lokal,”jelas pria asal Lumajang ini.

Regulasi tersebut dinilai membuat harga etanol impor jauh lebih murah dibandingkan etanol berbasis tetes tebu lokal, sehingga industri dalam negeri enggan melakukan pembelian.

“Tetes tebu atau molase tidak bisa dipindah begitu saja. Molase ini bentuknya cair dan itu harus disimpan di tangki yang mempunyai spek tersendiri. Namun, jika dibiarkan dan terus meluber, kawatirnya meledak,” katanya.

Khuluk mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan, untuk segera merevisi aturan tersebut.

Ia menilai dampak dari kebijakan itu tidak hanya merugikan petani, tetapi juga bisa mengancam target nasional swasembada gula dan pangan.

“Penampungan tetes di tangki pabrik gula yang meluap ini akan mengancam target swasembada gula nasional, termasuk swasembada pangan. Ini yang kita tidak mau. Jadi pemerintah ini harus berpikir ini adalah emergency, harus emergency,” tegas dia.

Permendag 16/2025 yang mulai berlaku pada 29 Agustus lalu merupakan bagian dari deregulasi impor yang sebelumnya beberapa kali mengalami revisi, antara lain Permendag 36/2023, 3/2024, 7/2024, hingga 8/2024.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pendidikan Buru Selatan Jangan di Jadikan Alat Kekuasaan: Bupati di Desak Ganti Kepala Dinas Pendidikan!

JCCNetwork.id - Aktivis Muda Buru Selatan menyampaikan kritikan terhadap tata kelola pendidikan di Kabupaten Buru Selatan, persoalan pendidikan tidak boleh dipandang sebelah mata. Berbagai...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Harga Minyak Dunia Naik Turun Akibat Perang, Bahlil Tegaskan BBM Subsidi Tak Naik
05:10
Video thumbnail
AHY Pacu Kawasan KUNCI Bersama untuk Ciptakan Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru
05:53
Video thumbnail
Sudaryono Tegas! Tak Ada Ampun bagi Kepala SPPG yang Terlibat Markup atau Gratifikasi
08:14
Video thumbnail
BGN Tegas Berantas Pungli, Kepala SPPG Peminta Fee Siap-siap Dipecat
08:08
Video thumbnail
Sudaryono Tegas! Dapur MBG yang Ditutup Permanen Tak Lagi Dibayar
08:11
Video thumbnail
BGN Siapkan Sistem Digital untuk Orang Tua Cek Menu Makan MBG
08:19
Video thumbnail
Qodari Tegas! MBG Tetap Jadi Fokus Pemerintah Meski Pimpinan BGN Berganti
09:21
Video thumbnail
Pidato Menggelegar Megawati: Saya Presiden ke-5 RI dan Perempuan Pertama yang Memimpin
13:17
Video thumbnail
Evaluasi Besar-Besaran Benahi BGN Pegawai Diberhentikan dan Ratusan Dapur Ditutup #shorts
01:37
Video thumbnail
Operasi Besar-Besaran BGN Pecat Ratusan Pegawai dan Tutup Dapur MBG Bermasalah
08:20
Video thumbnail
Sampaikan Pesan Keras di Pidato, Megawati : Apa Kalian Tidak Mau Insaf?
13:18
Video thumbnail
Perry Lepas Jabatan, Destry Damayanti Bersiap Kawal Stabilitas Bank Indonesia
11:43
Video thumbnail
Mentri Geram! Pengembangan Perumahan Bermasalah Diberi Deadline 1 Minggu , Unsur Pidana Langsung
11:25
Video thumbnail
Megawati: Akar Rumput Mau Diinjak Mau Dibunuh Suatu Saat Akan Kembali Tumbuh
01:18
Video thumbnail
Kenang Kudatuli, Megawati Ingatkan TNI dan Polri
01:02
Video thumbnail
Megawati: Hei TNI-Polisi Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?
11:56
Video thumbnail
IQ Masyarakat Indonesia Perlu Ditingkatkan, MBG Jadi Salah Satu Solusi
09:11
Video thumbnail
Curhat ke Menteri Ara, Pembeli Rumah Mengaku Dikejar Debt Collector: "Malu Saya, Pak!"
09:47
Video thumbnail
Megawati Tegaskan Tragedi Kudatuli Tak Pernah Dilupakan
12:50
Video thumbnail
BPH Migas Pastikan Minyak Tanah Aman, Daerah Kekurangan Disuplai dari Wilayah Lain
12:12

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER