JCCNetwork.id– Timnas Indonesia bersiap menghadapi dua laga krusial di Kualifikasi Piala Dunia 2026, dan persaingan di lini depan kian memanas! Patrick Kluivert telah memanggil 27 pemain, termasuk wajah baru yang siap mengguncang persaingan—salah satunya Ole Romeny, yang baru saja resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada 8 Februari lalu.
Namun, langkah Romeny menuju skuad utama Garuda tidak akan mudah. Ia harus bersaing dengan para penyerang berbakat yang sudah lebih dulu menjadi bagian dari Timnas, seperti Rafael Struick, Ramadhan Sananta, Ragnar Oratmangoen, Hokky Caraka, Septian Bagaskara, dan Egy Maulana Vikri. Dengan tujuh pemain di posisi serang, Kluivert memiliki banyak pilihan, dan hanya yang terbaik yang akan mendapatkan tempat di starting XI.
Salah satu pesaing utama Romeny adalah Rafael Struick, yang kini berkarier di Brisbane Roar, Australia. Struick telah mengoleksi 25 caps sejak debutnya pada 14 Juni 2023 dan sudah mencetak gol dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain. Pengalaman dan konsistensinya menjadikannya salah satu andalan di lini depan Timnas.
Selain itu, Ragnar Oratmangoen juga bukan lawan yang bisa diremehkan. Sejak debutnya, ia telah mencatatkan 9 caps dan mencetak 2 gol, termasuk gol-gol penting melawan Vietnam dan Bahrain. Sementara itu, Ramadhan Sananta juga tampil impresif dengan 12 caps dan 5 gol, menjadikannya salah satu predator berbahaya di kotak penalti lawan.
Meski menghadapi kompetisi ketat, Ole Romeny tidak gentar. Pemain Oxford United ini siap berjuang untuk mendapatkan tempatnya di lini depan Timnas Indonesia. Debut impiannya bisa terjadi pada laga melawan Australia, 20 Maret mendatang.
Kini, semua mata tertuju pada Kluivert. Siapa yang akan menjadi ujung tombak utama Garuda? Akankah Ole Romeny mampu membuktikan dirinya sebagai senjata baru Indonesia? Semua akan terjawab di atas lapangan!























