JCCNetwork.id- Tim nasional Polandia harus menerima kekalahan pahit setelah ditumbangkan oleh Portugal dengan skor 1-3 pada laga ketiga Grup A UEFA Nations League yang digelar di National Stadium Warsaw, Minggu (13/10/2024) dini hari WIB. Hasil ini memperpanjang catatan buruk Polandia di turnamen tersebut, sementara Portugal terus menunjukkan dominasinya.l
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Portugal menguasai jalannya laga dengan dominasi statistik yang mencolok. Tim tamu mencatatkan 18 tembakan, enam di antaranya tepat sasaran, dengan total 625 operan dan penguasaan bola mencapai 63 persen. Di sisi lain, Polandia hanya mampu membalas dengan 12 tembakan, empat di antaranya on target, serta 348 operan dengan 37 persen penguasaan bola.
Gol pertama Portugal lahir melalui Bernardo Silva pada menit ke-20, sebelum Cristiano Ronaldo menggandakan keunggulan dengan penyelesaian cermat pada menit ke-35. Polandia yang berusaha bangkit di babak kedua berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Piotr Zielinski di menit ke-57, namun harapan tim tuan rumah buyar setelah Jan Bednarek melakukan gol bunuh diri pada menit ke-74, yang memastikan kemenangan Portugal.
Robert Lewandowski, kapten sekaligus striker utama Polandia, tampak tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai pertandingan. Pemain yang saat ini membela Barcelona tersebut hanya mampu menciptakan satu tembakan selama 90 menit pertandingan. Dalam catatan Sofascore, penyerang berusia 36 tahun itu justru lebih banyak berkeliaran di area tengah lapangan, alih-alih berada di lini depan untuk menunggu peluang.
Keterbatasan suplai bola yang diterimanya membuat Lewandowski harus turun lebih jauh ke area tengah untuk menjemput bola, situasi yang membuatnya frustasi. Seusai pertandingan, Lewandowski secara terbuka mengkritik performa rekan setimnya dan menyebut kurangnya koordinasi dalam serangan sebagai salah satu faktor penyebab kekalahan.
“Saya bukan gelandang dan tugas saya bukanlah turun ke garis pertahanan untuk menerima bola di wilayah saya sendiri. Selama pertandingan, saya harus lebih dekat ke area lawan dan menunggu umpan silang, operan, dan bola di sana hingga sesuatu terjadi,” kata Lewandowski, dilansir dari Tribuna.
“Ini adalah sesuatu yang perlu kami tingkatkan atau ubah. Tidak hanya saat melawan Portugal, tetapi secara umum, kami tampaknya tidak sering menguasai bola di dekat area lawan, dan peran penyerang adalah mencoba melakukan sesuatu di sana,” tegasnya.
Kekalahan ini menambah tekanan pada pelatih Polandia, yang kini harus segera merespons kritik yang dilontarkan sang kapten serta memperbaiki kinerja tim jika ingin kembali bersaing di level tertinggi. Portugal, di sisi lain, semakin kokoh di puncak klasemen grup dan berpeluang besar untuk melaju ke babak berikutnya.
Dengan hasil ini, Polandia kini berada di posisi yang terjepit, dan pertandingan berikutnya akan menjadi ujian berat untuk menentukan nasib mereka di UEFA Nations League musim ini.























