JCCNetwork.id- Tim Nasional Indonesia langsung tancap gas begitu tiba di Tiongkok untuk persiapan laga penting melawan Timnas Tiongkok pada 15 Oktober 2024 mendatang. Setelah menempuh perjalanan panjang hampir sepuluh jam, pelatih kepala Shin Tae-yong (STY) segera mengarahkan timnya untuk menjalani latihan perdana di Stadion Qingdao Youth Football.
Dalam sesi latihan ini, STY membagi skuad menjadi dua kelompok. Pemain yang terlibat dalam laga melawan Bahrain fokus pada pemulihan fisik, sedangkan pemain yang tidak ikut berlaga mengikuti latihan intensif di lapangan.
“Karena perjalanan lama hampir sepuluh jam, jadi hari ini latihan dibagi jadi dua tim. Latihan di hotel bagi yang bertanding melawan Bahrain mereka mendapatkan materi di pusat gym. Tim lainnya latihan normal di lapangan,” kata STY.
Latihan perdana ini menyoroti pentingnya pemulihan fisik dan kekompakan tim setelah perjalanan panjang. Tim medis memastikan bahwa kebugaran skuad Garuda dalam kondisi baik, meski Jordi Amat dan Sandy Walsh mengalami cedera ringan.
Dengan semakin dekatnya pertandingan melawan Tiongkok, skuad Garuda berusaha menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca dan lapangan yang baru. STY juga menekankan pentingnya kemenangan dalam laga tersebut, mengingat dalam tiga pertandingan terakhir, tim asuhannya hanya meraih hasil imbang.
“Selain Jordi Amat dan Sandy Walsh yang mengalami cedera ringan, semuanya baik baik saja, hanya perlu adaptasi dengan waktu dan cuaca. Karena cuacanya berbeda dengan yang sebelumnya,” imbuhnya.
Dengan intensitas latihan yang terus meningkat, Timnas Indonesia berharap bisa menunjukkan performa terbaiknya di pertandingan nanti. Kemenangan di markas Timnas Tiongkok akan menjadi langkah penting bagi skuad Garuda dalam melangkah ke babak berikutnya, sekaligus memperbaiki rekor pertandingan yang selama ini hanya berujung imbang.























