Wabah Mpox di Kongo Semakin Parah, 548 Jiwa Meninggal Dunia

BACA JUGA

Korban Gaza Tembus 74 Ribu

Iran Bersiap Hadapi Perang Besar

Tiger Woods Kehilangan SIM 5 Tahun

Bos BofA Tewas Ditusuk di Times...

AS Desak G20 Tinjau Dagang China

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Wabah mpox atau cacar monyet di Republik Demokratik Kongo (DRC) telah mencatat angka kematian yang mengkhawatirkan, mencapai 548 jiwa sejak awal tahun ini. Kementerian Kesehatan DRC mengungkapkan bahwa virus ini telah menyebar ke seluruh provinsi di negara tersebut, menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu lalu mengumumkan bahwa lonjakan kasus mpox di Afrika, khususnya di Kongo, telah memasuki fase kritis yang mengharuskan status darurat kesehatan masyarakat global. Kekhawatiran meningkat karena penyebaran virus ini tidak hanya terbatas di Kongo, tetapi juga mulai merambah negara-negara tetangga.

- Advertisement -

“Menurut laporan epidemiologi terbaru, negara kami telah mencatat 15.664 kasus potensial dan 548 kematian sejak awal tahun,” kata Menteri Kesehatan Samuel-Roger Kamba, dilansir dari AFP, Jumat, 16 Agustus 2024.

Sebagai negara dengan populasi sekitar 100 juta jiwa yang terdiri dari 26 provinsi, Kongo menghadapi tantangan besar dalam menangani penyebaran virus ini.

“Provinsi yang paling terkena dampak adalah Kivu Selatan, Kivu Utara, Tshopo, Equateur, Ubangi Utara, Tshuapa, Mongala dan Sankuru,” ucap Kamba.

- Advertisement -

Keputusan WHO untuk mengumumkan status darurat ini datang tidak lama setelah Uni Afrika juga mengambil langkah serupa dengan menyatakan keadaan darurat kesehatan masyarakat terkait wabah mpox yang semakin mengkhawatirkan di kawasan tersebut.

Kasus mpox pertama yang terkait dengan wabah ini di Afrika telah ditemukan di luar benua tersebut, setelah adanya konfirmasi infeksi di Swedia. Penemuan ini semakin menggarisbawahi ancaman global dari penyebaran virus tersebut.

Mpox, yang sebelumnya dikenal sebagai cacar monyet, pertama kali diidentifikasi pada manusia pada tahun 1970 di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Republik Demokratik Kongo. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dapat menular dari hewan ke manusia, serta dari manusia ke manusia melalui kontak fisik yang dekat. Gejala utama penyakit ini meliputi demam, nyeri otot, dan munculnya lesi kulit besar yang menyerupai bisul, yang membuatnya menjadi penyakit yang sangat menular dan berpotensi mematikan.

Dengan situasi yang terus berkembang, upaya internasional untuk mengendalikan penyebaran mpox menjadi semakin mendesak. Keberhasilan dalam menangani wabah ini akan sangat tergantung pada koordinasi global dan dukungan dari komunitas internasional untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dan menyelamatkan nyawa.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Greenpeace Minta Penegakan Hukum Karhutla Diperketat

JCCNetwork.id- Greenpeace Indonesia menilai penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melibatkan korporasi harus dilakukan secara menyeluruh. Pemberian sanksi administratif dinilai belum cukup...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Daftar 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Perusahaan Singapura hingga Korsel Muncul #shorts #trending
01:53
Video thumbnail
Momen Mentan Amran Beri Kebebasan Bagi Petani
02:01
Video thumbnail
Terungkap, 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Perusahaan Singapura hingga Korsel Ikut Terseret
11:10
Video thumbnail
Celetukan Bahlil soal Minyak Sebut Sekarang Lebih Dicari daripada Emas #shorts #trending
00:59
Video thumbnail
Sambil Tertawa, Bahlil Singgung Minyak yang Kini Lebih Dicari daripada Emas
10:43
Video thumbnail
Sudaryono Video Call Rocky Gerung saat Galau Pimpin BGN #shorts #trending
01:38
Video thumbnail
Blak-blakan, Sudaryono Cerita Video Call Rocky Gerung saat Galau Pimpin BGN
08:38
Video thumbnail
Mentan Amran Sentil Pejabat yang Merasa Paling Pintar, tapi Minim Bukti Kerja Nyata
09:25
Video thumbnail
Mahasiswa UI Wanti Wanti Penting RUU Perampasan Aset Jangan Sampai Milik Orang Lain Ikut Dirampas
08:41
Video thumbnail
POV Kalau Ketemu Pak Prabowo Apa Yang Mau Dikatakan? #shorts #trending
00:42
Video thumbnail
KDM Cengar-Cengir Saat Dijuluki Gubernur Konten
08:05
Video thumbnail
Detik-Detik Mentan Amran Mendadak Jadi Makcomblang untuk Peternak Telur #shorts #trending
01:18
Video thumbnail
Bikin Suasana Cair, Mentan Amran Mendadak Jadi Makcomblang, Carikan Jodoh untuk Peternak Telur
08:36
Video thumbnail
Jangan Main-Main Daerah Tak Bentuk Satgas MBG Bakal Disurati, Ada Apa?
08:31
Video thumbnail
Tak Main-Main, Mentan Amran Serukan Hukuman Berat bagi Mafia Beras Oplosan #shorts #trending
01:58
Video thumbnail
Tak Main-Main, Mentan Amran Serukan Hukuman Berat bagi Mafia Beras Oplosan
09:03
Video thumbnail
Beda dari Biasanya Begini Gaya Santai Hakim MK Saldi Isra Saat Ngopi Bareng Bareng Anak Muda
09:49
Video thumbnail
Bahlil Tak Main-Main, Tindak Pejabat Migas yang Masih Main Belakang #shorts #trending
01:25
Video thumbnail
Bahlil Tegas ke Jajaran Ditjen Migas: Main Bawah Tangan, Saya Selesaikan
08:31
Video thumbnail
Harga Pakan Melambung, Mentan Perintahkan Satgas Sisir Perusahaan Penjual #shorts #trending
01:10

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER