Ekspor Inggris ke AS Turun Tajam

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Ekspor Inggris ke Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan tajam sejak pemberlakuan kebijakan tarif oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Data terbaru menunjukkan nilai ekspor barang Inggris ke AS merosot sekitar 25% setelah kebijakan tersebut diterapkan.

- Advertisement -

Berdasarkan laporan Office for National Statistics (ONS), ekspor Inggris—di luar logam mulia—turun sekitar £1,5 miliar atau 24,7% pascatarif diberlakukan.

Penurunan juga terjadi di sektor otomotif, dengan ekspor mobil ke AS kini berada di bawah level sebelum kebijakan tersebut dalam 12 bulan terakhir.

Di sisi lain, impor Inggris justru meningkat pada awal 2026. Kondisi ini mendorong terjadinya defisit perdagangan dengan AS selama tiga bulan berturut-turut.

- Advertisement -

Kebijakan tarif tersebut mencakup bea masuk sebesar 10% terhadap barang impor asal Inggris, mengakhiri periode perdagangan relatif bebas hambatan antara kedua negara.

Dampaknya dirasakan langsung oleh eksportir Inggris yang menghadapi tekanan biaya dan penurunan daya saing.

Meski demikian, pemerintah AS memberikan pelonggaran terbatas dengan menghapus tarif untuk produk wiski Scotch.

Langkah ini disebut sebagai bentuk penghormatan kepada Raja Charles III, namun dinilai belum mampu mengimbangi tekanan yang lebih luas terhadap kinerja perdagangan Inggris.

Kepala manajemen portofolio klien Ebury, Samuel Edwards, mengatakan penurunan ekspor ke pasar utama seperti AS berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi Inggris secara keseluruhan.

“AS tetap menjadi pasar ekspor terbesar Inggris, jadi penurunan sebesar ini kemungkinan akan berdampak pada pertumbuhan Inggris secara keseluruhan,” ujarnya.

Saat ini, pelaku ekspor Inggris menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kenaikan biaya akibat tarif, peningkatan biaya tenaga kerja dan pajak, hingga tekanan harga input yang menggerus margin keuntungan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Lalin Sudirman Kembali Lancar Usai Aksi May Day

JCCNetwork.id-Arus lalu lintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, kembali normal pada Jumat (1/5/2026) menjelang siang setelah sempat mengalami kepadatan pada pagi hari...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER