Tegas dan Mandiri, Tengku Dewi Putri Tak Bergantung pada Nafkah di Tengah Proses Perceraian

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Proses perceraian antara Tengku Dewi Putri dan Andrew Andika terus bergulir di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat. Meskipun tengah menghadapi situasi yang berat, Tengku Dewi menegaskan bahwa ia tidak berharap mendapatkan nafkah dari Andrew. Sebagai wanita yang mandiri, ia yakin bisa mencukupi kebutuhan dirinya dan anak-anaknya tanpa harus bergantung pada mantan suaminya.

“Saya tidak mengharapkan juga karena saya bisa cari duit sendiri juga, pokoknya dipermudah aja,” kata Tengku Dewi, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (4/7/2024).

- Advertisement -

Meski sedang dalam proses perceraian, komunikasi antara Tengku Dewi dan Andrew masih berjalan dengan baik, khususnya untuk kepentingan anak mereka. Namun, komunikasi ini tidak dilakukan langsung, melainkan melalui pihak ketiga.

“Komunikasi sebenarnya kalau untuk anak setiap hari tapi lewat orang ketiga. Tapi bukan tentang kita ya, lebih ke tentang anak sih,” ujarnya.

Di tengah keruwetan perceraian, Tengku Dewi juga mempersiapkan diri menyambut kelahiran anak keduanya yang diprediksi akan lahir pada awal Agustus. Meski berada dalam situasi yang penuh tekanan, ia tetap berusaha tegar dan fokus pada kebahagiaan masa depan anak-anaknya.

- Advertisement -

“Kondisinya udah mau lahiran. Rencananya awal Agustus,” terang Tengku Dewi.

Dalam menghadapi permasalahan rumah tangga yang kompleks ini, Tengku Dewi menunjukkan sikap yang kuat dan tidak ingin terus meratapi keadaan. Ia percaya bahwa setiap orang pasti memiliki masalah dan penting untuk tetap melangkah maju.

“Yang menguatkan, semua orang pasti ada masalah ya, jadi hadapin aja. Aku kalau mau melow dan galau mau sampai kapan gitu, hidup harus terus berjalan.”

“Sekarang saya mengajukan (cerai) saya harus selesaikan juga ya,” paparnya.

Tengku Dewi resmi menggugat cerai Andrew Andika secara online pada Kamis (6/6/2024). Dalam gugatannya, ia menuntut hak asuh atas kedua anak mereka serta nafkah sebesar Rp 20 juta per bulan untuk anak-anak tersebut. Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukumnya, Minola Sebayang.

“Jadi gugatan perceraian Tengku Dewi itu baru kita selesaikan hari Kamis, dan sudah kita daftarkan sekitar jam 14.36,” kata Minola Sebayang, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (6/6/2024).

Minola Sebayang menuturkan, dalam gugatan cerai tersebut Tengku Dewi menuntut hak asuh anak, salah satunya anak pertamanya serta yang masih di dalam kandungan.

“Tuntutan bicara mengenai akibat putusnya perkawinan karena perceraian yang kami masukkan dalam gugatan ini hanya masalah hak asuh anak ya jadi anaknya itu ada dua,” tuturnya.

Menurut Minola Sebayang, tuntutan nafkah sebesar Rp 20 juta per bulan untuk dua anak bukanlah hal yang berlebihan dan telah disesuaikan dengan kemampuan finansial Andrew Andika

“Dan termasuk biaya, biaya nafkah untuk anak dan pendidikan anak itu yang diminta oleh Dewi sangat rasional sekali tidak terlalu berlebihan,” terang Minola.

“Tidak terlalu mencolok, normal-normal saja, sesuai juga mungkin dengan kemampuan yang dirasakan ada pada Andrew.”

“Itu hanya sebesar Rp20 juta per bulan untuk dua orang anak,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa Andrew sebagai seorang ayah pasti tidak akan membatasi kebutuhan anak-anaknya.

“Saya yakin namanya seorang ayah pasti tidak akan membatasi apa yang diperlukan anak dengan keputusan formal.”

“Paling tidak dalam gugatan ini ketika mencantumkan Dewi Rp 20 juta, Rp10 juta lah untuk satu anak, dan saya rasa ini sangat wajar sekali tidak terlalu mencolok sekali,” jelasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemerintah Stop Impor Solar Mulai Juli 2026

JCCNetwork.id- Pemerintah memastikan akan menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar pada pertengahan 2026 sebagai bagian dari strategi besar menuju kemandirian energi nasional....

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER