Indonesia Bangun Pabrik Baterai EV Terbesar di ASEAN dengan Dukungan BUMN

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pabrik sel baterai PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power di Karawang, Jawa Barat, resmi diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada hari Rabu (3/7/2024).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menyatakan bahwa pabrik ini adalah yang terbesar di Asia Tenggara dan akan menjadi pusat produksi utama baterai untuk kendaraan listrik di kawasan tersebut.

- Advertisement -

“Bismillah Indonesia akan menjadi pemain utama kendaraan listrik dunia,” ujar Erick melalui akun Instagramnya, dikutip Kamis (4/7/2024).

Pabrik ini direncanakan untuk memproduksi secara massal baterai ion lithium yang vital untuk kendaraan listrik, menggarisbawahi komitmen Indonesia untuk menjadi pemain kunci dalam industri mobil ramah lingkungan secara global.

Dia juga memastikan, BUMN berkomitmen mendukung ekosistem kendaraan listrik baik dari pertambangan nikel, pembangunan smelter, pembuatan precursor, katoda, hingga menjadi baterai ion lithium.

- Advertisement -

“HLI adalah pabrik terbesar di Asia Tenggara yang memproduksi massal baterai untuk kendaraan listrik,” paparnya.

Presiden Jokowi, dalam acara peresmian, menegaskan bahwa pabrik ini merupakan tonggak penting bagi Indonesia dalam membangun infrastruktur ekosistem kendaraan listrik.

“Yang paling penting, kita harus betul-betul bisa masuk sebagai pemain global dalam supply chain kendaraan listrik. Satu ini sudah dimulai dan ini merupakan pabrik sel baterai EV yang pertama dan yang terbesar di Asia Tenggara,” ungkap Kepala Negara.

Dia juga menyoroti pentingnya dukungan BUMN dalam membangun ekosistem yang mendukung produksi baterai, mulai dari pertambangan nikel hingga pembuatan komponen baterai yang lebih maju.

Dalam konteks hubungan bilateral, Presiden Jokowi mengapresiasi kemitraan strategis antara Indonesia dengan konsorsium Hyundai dan LG, yang telah berinvestasi lebih dari Rp160 triliun dalam proyek ini.

“Dengan investasi sebesar Rp160 triliun yang akan diselesaikan secara bertahap. Semoga ini menandai semakin baiknya hubungan antara Republik Korea dan Indonesia,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Dukungan Fanatik untuk Oranje Berbuah Manis, Dubes Belanda Agendakan Kunjungan Khusus ke Ambon!

JCCNetwork.id - Kabar menggembirakan datang bagi para pencinta Timnas Belanda di Kota Ambon. Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, berencana kembali mengunjungi...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER