JCCNetwork.id- PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp1,5 triliun dari cadangan investasi tahun anggaran 2024. Dana ini direncanakan untuk memperoleh tiga unit kapal penumpang baru guna menggantikan kapal-kapal yang telah mencapai usia teknis 30 tahun.
“Kapal-kapal yang akan diganti sesuai urutan umur tertua kapal yang dimiliki oleh Pelni,” kata Direktur Utama (Dirut) Pelni Tri Andayani dalam keterangan resmi, Kamis, 4 Juli 2024.
Tri Andayani, Direktur Utama Pelni, menjelaskan bahwa penggantian kapal-kapal ini diperlukan untuk mengurangi risiko operasional dan meningkatkan keselamatan pelayaran. Dari 26 kapal yang dimiliki Pelni, 12 di antaranya telah melewati usia teknis yang direkomendasikan.
“Keterlibatan pemerintah dibutuhkan untuk mendapatkan layanan moda transportasi yang layak, aman, dan nyaman,” ujar dia.
Pelni, yang melayani 1.058 ruas dan 71 pelabuhan dengan armada kapal penumpang, juga berperan dalam mengoperasikan 30 trayek kapal perintis untuk mendukung mobilitas penduduk di wilayah 3TP (tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan). Kapal perintis ini menjangkau 236 pelabuhan dengan total 2.844 ruas rute trayek.
Pengadaan kapal baru diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional Pelni serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengguna jasa di berbagai daerah, termasuk di wilayah yang sulit dijangkau.



