JCCNetwork.id- Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., secara resmi mengukuhkan Dewan Pengurus Wilayah Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FKPKBM) Provinsi Kalimantan Barat periode 2024-2029. Upacara pengukuhan ini berlangsung di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, pada Kamis (27/6/2024).
Dalam sambutannya, Harisson menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para pengurus baru yang dilantik. “Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya mengucapkan selamat kepada Ketua Dewan Pengurus Wilayah terpilih dan jajaran pengurus FKPKBM Provinsi Kalimantan Barat yang baru saja dilantik. Saya berharap bapak/ibu sekalian dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya dan membawa FKPKBM ke arah yang lebih maju. Saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Provinsi Kalimantan Barat dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Harisson dengan penuh harapan.
FKPKBM: Pilar Penting Pendidikan Nonformal
Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) memainkan peran yang sangat penting dalam membantu pemerintah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama dalam bidang pendidikan. PKBM menjadi solusi bagi anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah atau yang mengalami putus sekolah, dengan menyediakan jalur pendidikan nonformal melalui program kesetaraan Paket A, B, dan C.
Di Kalimantan Barat sendiri, terdapat 182 PKBM yang tersebar di seluruh provinsi. Forum ini mendukung sebanyak 27.066 warga belajar, memberikan kesempatan kepada mereka untuk melanjutkan pendidikan yang setara dengan sekolah formal. Harisson menekankan betapa strategisnya peran FKPKBM dalam mencerdaskan generasi muda dan mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Barat.
Tugas Besar Pengurus Baru
Pengurus baru FKPKBM Kalimantan Barat, dibawah pimpinan Ketua Umum Mahatir Muhammad, yang memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah, diharapkan dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) utamanya di bidang pendidikan. Di mana anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah (putus sekolah) dapat melanjutkan pendidikan non-formal melalui PKBM.
Pengukuhan ini tidak hanya menjadi formalitas belaka, tetapi juga sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan FKPKBM dalam upaya membangun pendidikan yang inklusif dan merata di seluruh Kalimantan Barat.
Dengan pengukuhan ini, Harisson berharap FKPKBM terus berperan aktif dalam memberikan akses pendidikan kepada mereka yang membutuhkannya, sehingga tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan hak pendidikan.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, anggota FKPKBM, dan perwakilan dari berbagai sektor pendidikan. Mereka menyaksikan momen penting ini sebagai awal baru dalam perjalanan FKPKBM Kalimantan Barat untuk terus berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.



