JCCNetwork.id- Paus Fransiskus menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, setelah terjadinya kecelakaan helikopter tragis yang merenggut nyawa Presiden Ebrahim Raisi. Insiden tragis ini juga mengakibatkan meninggalnya Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian, dan beberapa pejabat tinggi lainnya.
“Saya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian dan semua yang tewas dalam kecelakaan helikopter kemarin,” tulis paus berusia 87 tahun itu dalam telegram yang ditulis dalam bahasa Inggris dan ditujukan kepada Khamenei.
“Menitipkan arwah orang yang meninggal ke dalam rahmat Yang Maha Kuasa, dan dengan doa bagi mereka yang berduka atas kehilangannya, terutama keluarganya, saya kirimkan jaminan kedekatan spiritual dengan bangsa di masa sulit ini,” lanjutnya.
Berita duka ini telah memicu reaksi dari berbagai pemimpin dunia yang turut menyampaikan belasungkawa mereka. Perdana Menteri India, Narendra Modi, melalui akun media sosialnya di X, menyatakan kesedihan dan keterkejutannya atas kematian tragis Presiden Raisi.
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, juga menyampaikan duka cita mendalam dan menyebut kematian Raisi sebagai kerugian besar bagi Iran. Sharif menegaskan bahwa negaranya akan memperingati hari berkabung sebagai tanda solidaritas.
Dalam laporan dari kantor berita Reuters, Presiden Uni Emirat Arab, Mohammed bin Zayed Al Nahyan, turut menyatakan dukungannya kepada Iran selama masa berkabung ini, menekankan pentingnya solidaritas antarnegara dalam menghadapi tragedi.
Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, juga memberikan penghormatan khusus kepada Presiden Raisi, memuji beliau sebagai teman tanpa syarat dan pemimpin yang luar biasa. Maduro menyatakan bahwa dunia telah kehilangan seorang pemimpin yang berdedikasi tinggi dan berkomitmen terhadap rakyatnya.
Kecelakaan helikopter yang merenggut nyawa para pejabat tinggi Iran ini telah menjadi sorotan dunia internasional, dengan banyak negara yang menyatakan simpati dan solidaritas mereka kepada Iran. Kehilangan Presiden Raisi dan para pejabat lainnya merupakan pukulan besar bagi Iran, yang kini harus menghadapi masa berkabung nasional. Dunia internasional menanti perkembangan lebih lanjut terkait penyelidikan atas insiden tragis ini, sembari terus memberikan dukungan moral kepada negara tersebut.















