Bea Cukai Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Upaya penyelundupan merkuri cair dalam jumlah besar berhasil digagalkan aparat gabungan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Kepolisian Republik Indonesia menyita sebanyak 3,428 ton merkuri cair yang diduga akan dikirim secara ilegal ke Burkina Faso, Afrika, dengan nilai barang diperkirakan mencapai Rp17,5 miliar.

Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil pengembangan intelijen dan analisis risiko yang dilakukan secara terpadu oleh Bea Cukai Jawa Timur I, Bea Cukai Tanjung Perak, serta jajaran Polri terhadap aktivitas ekspor yang dinilai mencurigakan. Sasaran pemeriksaan adalah satu kontainer berukuran 20 feet yang tercatat dalam dokumen ekspor sebagai pengiriman karton keramik.

- Advertisement -

Saat proses pemeriksaan fisik dilakukan, petugas menemukan adanya perbedaan antara dokumen pemberitahuan ekspor barang (PEB) dengan isi kontainer. Ketidaksesuaian itu memunculkan dugaan adanya upaya penyelundupan menggunakan modus penyamaran barang.

Dalam dokumen ekspor disebutkan kontainer tersebut memuat 900 karton keramik untuk dikirim ke Burkina Faso. Namun hasil pemeriksaan menunjukkan jumlah karton yang ada hanya sebanyak 826 unit. Selisih muatan tersebut mendorong petugas melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap seluruh isi kontainer.

Dari hasil penggeledahan, aparat menemukan ratusan wadah berisi cairan berwarna perak yang disembunyikan di sela-sela palet keramik. Barang tersebut terdiri atas 251 botol plastik dan 71 jeriken yang sengaja disamarkan menggunakan lapisan aluminium foil guna mengurangi kemungkinan terdeteksi saat proses pemeriksaan.

- Advertisement -

Seluruh barang bukti kemudian dibawa untuk dilakukan pengujian laboratorium oleh Bea Cukai Surabaya. Hasil uji memastikan cairan yang ditemukan merupakan merkuri cair atau air raksa, salah satu bahan berbahaya dan beracun (B3) yang peredarannya diawasi secara ketat karena berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan manusia maupun lingkungan.

Berdasarkan hasil penimbangan, total merkuri cair yang berhasil diamankan mencapai 3.428 kilogram. Nilai ekonominya diperkirakan sekitar Rp17,5 miliar, sehingga menjadi salah satu pengungkapan penyelundupan merkuri dengan jumlah besar dalam beberapa waktu terakhir.

Aparat menduga pengiriman dilakukan dengan memanfaatkan dokumen ekspor yang mencantumkan komoditas berbeda sebagai upaya mengelabui petugas. Modus tersebut dinilai menunjukkan adanya perencanaan yang matang dengan menyembunyikan merkuri di balik muatan legal agar dapat lolos dari pemeriksaan.

Kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat, termasuk eksportir, pemilik barang, hingga kemungkinan adanya jaringan perdagangan merkuri lintas negara. Aparat juga menelusuri asal-usul merkuri serta jalur distribusinya sebelum hendak diberangkatkan ke luar negeri.

Bea Cukai menegaskan akan terus memperkuat pengawasan terhadap aktivitas ekspor-impor melalui pemanfaatan analisis intelijen, manajemen risiko, serta sinergi dengan aparat penegak hukum. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyelundupan berbagai komoditas ilegal yang berpotensi merugikan negara dan membahayakan keselamatan masyarakat maupun lingkungan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

DPR Fokus Bahas 4 RUU pada Masa Sidang II

JCCNetwork.id- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan empat rancangan undang-undang (RUU) yang menjadi fokus pembahasan DPR pada Masa Persidangan II Tahun Sidang...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Prabowo: Pemimpin yang Malas Belajar Sejarah Akan Dihukum Sejarah #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Prabowo: Pemimpin yang Malas Belajar Sejarah Akan Dihukum Sejarah
09:13
Video thumbnail
Prabowo Pakai Filosofi Telur dan Ayam, Bicara Masa Depan Pendidikan Berkualitas #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Mana Lebih Dulu, Telur atau Ayam? Begini Cara Prabowo Bicara soal Pendidikan Berkualitas
10:05
Video thumbnail
Indonesia Kuat Tapi Pengawasan Aparat Yang Lemah #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Indonesia Tak Lemah Yang Lemah Itu Pengawasan Aparat
07:55
Video thumbnail
Cuma Duduk Diam, Bisa Kantongi Rp20 Juta Sebulan, Kok Bisa?
06:02
Video thumbnail
Sudaryono Geram, Dapur MBG Berdekatan dengan Kandang Babi #shorts #trending
01:53
Video thumbnail
Sudaryono Geram, Dapur MBG Berdekatan dengan Kandang Babi
08:39
Video thumbnail
65 Juta Anak Muda Nganggur, Erick Thohir Siapkan 300 Ribu Kesempatan Magang
10:06
Video thumbnail
KDM Beri Alarm Ekonomi Hitam Bisa Bikin Rakyat Makin Terhimpit
09:45
Video thumbnail
Wapres Gibran Bertemu Father of Asian EV Asal Magelang, Bahas Masa Depan Mobil Listrik Indonesia
03:01
Video thumbnail
Prabowo Ingatkan Ancaman Perpecahan, Masih Ada Kelompok Tak Suka Pancasila #shorts #trending
01:45
Video thumbnail
Prabowo Ingatkan Ada Kelompok Tak Suka Pancasila: Ini Sumber Perpecahan
08:10
Video thumbnail
Tak Main-Main! Amran Tepati Janji, 8 Pejabat Bulog-Bapanas Kena Imbas Kasus Beras Oplosan #shorts
01:09
Video thumbnail
Prabowo Tekankan Pemimpin Tak Cukup Pintar, Hati Harus Baik, Jangan Jadi Sumber Penderitaan #shorts
01:59
Video thumbnail
Prabowo: Orang Pintar Berhati Jahat Sangat Berbahaya, Bisa Picu Penderitaan dan Ketidakadilan
10:10
Video thumbnail
Tak Main Main! Amran Tepati Janji, 8 Pejabat Bulog Bapanas Kena Imbas Kasus Beras Oplosan
08:21
Video thumbnail
Kapolri Gandeng Mendes, Berantas Narkoba hingga Tawuran #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Kapolri Suyudi dan Menteri Yandri Siapkan Langkah Berantas Narkoba hingga Tawuran Desa
09:58

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER