JCCNetwork.id- Pembalap Tim Pramac Racing, Jorge Martin, menegaskan posisinya dalam perburuan kursi tim pabrikan Ducati untuk musim MotoGP 2025. Dalam pertemuan dengan petinggi tim Ducati, Martin menyampaikan bahwa jika tidak dipromosikan bersama Francesco Bagnaia, ia akan bertekad merebut gelar juara dunia dari tim pabrikan lain.
Dengan mengumpulkan 129 poin, Martin telah membuktikan dirinya sebagai pembalap yang kuat di grid saat ini, bahkan memimpin klasemen. Performa cemerlang ini membuatnya menjadi kandidat kuat untuk naik ke tim pabrikan di musim mendatang.
Namun, belum ada kejelasan mengenai nasibnya. Kabar tentang kemungkinan Marc Marquez mengisi kursi tim pabrikan juga menambah ketidakpastian. Meskipun Marquez duduk di posisi tiga klasemen saat ini, Martin menuntut kejelasan dari Ducati, ingin keputusan diambil pada seri balapan berikutnya, MotoGP Catalunya 2024.
Martin, yang berusia 26 tahun, menegaskan bahwa ia tidak membutuhkan pembuktian lagi setelah penampilan impresifnya bersama Pramac Racing. Jika tidak dipromosikan ke tim pabrikan Ducati, ia siap untuk mencari peluang di tempat lain.
“Saya berharap untuk segera menutup masa depan saya, pada balapan berikutnya. Tidak ada lagi yang perlu saya buktikan, apa yang saya lakukan tahun lalu dan apa yang saya lakukan tahun ini di tim satelit sudah lebih dari cukup,” kata Martin, dilansir dari Motosan, Selasa (21/5/2024).
“Siklus ini sudah berakhir dan kini saatnya berangkat ke tim resmi. Saya berharap, dan itu adalah tujuan saya, untuk pergi ke tim resmi Ducati. Namun jika tidak, maka akan terjadi di tempat lain,” terangnya.
Martin menjelaskan, pilihan utamanya saat ini adalah kursi tim pabrikan Ducati dengan menggantikan posisi Enea Bastianini. Namun tetap saja, keputusan mengenai hal itu tidak ada ditangannya.
“Saya tahu saya punya pilihan bagus dan dimanapun saya berada, saya akan melakukannya dengan baik. Saya sangat menantikan untuk bergabung dengan tim resmi Ducati, tidak ada cerita lain,” ujarnya.
“Saya yakin bahwa saya akan menjadi rekan setim Pecco, tetapi itu tidak dapat saya kendalikan. Saya dapat mengontrol untuk mendapatkan hasil yang baik, memenangkan perlombaan,” lanjut Martin.
Meskipun Martin menegaskan tujuannya untuk bergabung dengan tim pabrikan Ducati, ia tidak menutup pintu untuk berduet dengan Marquez di masa depan. Dalam pernyataannya, Martin menekankan bahwa persaingan antara mereka saat ini tidak menghalangi kemungkinan kerja sama di masa mendatang.
“Saat ini belum ada duet Martín-Marc Márquez, tapi itu bisa saja terjadi. Siapa tahu kedepannya kalau kita bisa menjadi sahabat, tidak buruk,” tandas Martinator.
Dengan tuntutan kejelasan dari Ducati dan tekadnya untuk meraih kursi tim pabrikan, Jorge Martin menghadirkan sebuah drama menarik di dunia MotoGP yang patut untuk diikuti.






















