Bupati PDIP Kena “OTT KPK” di SUMUT

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Oleh: Sutrisno Pangaribuan

JCCNetwork.id- Belum lama berselang, beredar kabar adanya Operasi Tekan Tunduk (OTT) oleh Kekuasaan Politik Keluarga (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah di Sumatera Utara (Sumut). Salah satu Bupati, kader PDIP “dibujuk” sekaligus “ditekan” agar bersedia maju sebagai calon wakil gubernur melawan PDIP. OTT tersebut sebagai kelanjutan dari operasi yang dilakukan di Pilpres 2024, dimana semua lawan politik dibuat tidak berdaya, bahkan dirusak dari dalam

- Advertisement -

Selain “membujuk dan menekan” Bupati, kader PDIP, KPK juga mengatur sejumlah ASN dari kabupaten yang dipimpin bupati, kader PDIP tersebut jadi Penjabat Bupati (Pj. Bupati) di Kabupaten lain. Kemudian dalam waktu dekat, salah seorang ASN yang juga anggota bupati tersebut bakal diangkat menjadi Pj. Bupati di kabupaten tetangganya yang jumlah penduduknya besar. Seluruh sumber daya akan dikerahkan oleh KPK demi memenangkan salah satu anggota KPK di Pilkada Sumut.

KPK akan menggunakan, mengerahkan seluruh perangkat kekuasaannya untuk memenangkan Pilkada Sumut. KPK juga menyandera elit partai politik (Parpol) di tingkat nasional demi menertibkan elit Parpol di tingkat lokal. Sehingga meski ada riak di bawah, pada akhirnya semua elit Parpol akan tunduk dan patuh kepada KPK. Sedangkan untuk melemahkan PDIP, KPK sengaja membajak salah satu kadernya, yang saat ini menjadi bupati untuk dijadikan sebagai calon wakil gubernur mendampingi anggota KPK di Pilkada Sumut.

Melalui Pilkada Sumut, maka “abuse of power” dalam pelanggengan kekuasaan akan makin sempurna. Demokrasi pada akhirnya hanya prosedural, sedang substansinya dirampas dan diperkosa oleh KPK. Bupati kader PDIP tersebut pasti akan patuh dan tunduk pada KPK yang mengendalikan kekuasaan, meski harus pergi dan menghadapi partainya sendiri di Pilkada Sumut. Bupati, kader PDIP tersebut akan siap menyandang predikat sebagai “penghianat” demi janji, proteksi dari semua potensi masalah yang muncul dari jabatannya sebagai bupati.

- Advertisement -

Akhirnya, demi dan atas nama kekuasaan baik karena bujuk rayu, atau tekanan, bupati, kader PDIP tersebut akan bersatu, bersekutu dengan KPK demi melawan dan mengalahkan (lagi) PDIP di Sumut. Tetapi, meski banyak kader PDIP pergi, menjadi penghianat, akan banyak energi baru PDIP yang siap menghadapi KPK. Meski KPK berhasil menggunakan perangkat kekuasaan dalam Pilpres, namun dalam Pilkada Sumut, PDIP akan melawan. Kader PDIP akan terus tegak lurus pada konstitusi, “taat kepada Tuhan, patuh kepada hukum dan keadilan, dan setia kepada rakyat”. Kader PDIP akan terus melawan hegemoni kekuasaan yang dilakukan KPK.

Sutrisno Pangaribuan
Fungsionaris PDIP Sumut

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Hakim Tolak Eksepsi Febrie, Sidang Berlanjut

JCCNetwork.id- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta memutuskan untuk tidak menerima keberatan atau eksepsi yang diajukan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Kapolri Suyudi Gandeng Komdigi Perkuat Pemberantasan Kejahatan Digital
05:12
Video thumbnail
Dinilai Berpotensi Bebani APBN, 26 Wantimpres Era Prabowo Digugat ke MK #shorts #trending
01:35
Video thumbnail
Kalau Ketemu Presiden Prabowo Mau Sampaikan Apa?
01:14
Video thumbnail
Gugatan ke MK, Keberadaan 26 Wantimpres Prabowo Dinilai Bebani APBN
12:59
Video thumbnail
Prabowo Kerap Reshuffle Menteri, Mahfud MD Angkat Bicara
09:01
Video thumbnail
Komisi III DPR Serukan Perangi Jaringan Narkoba Dari Malaysia #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Hinca Panjaitan Serukan Perang terhadap Bandar Narkoba Dari Malaysia
09:35
Video thumbnail
Dukung Rumah Subsidi, Prabowo Dorong Penyerapan 2,4 Juta Genteng Produksi UMKM #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Menteri Ara Beberkan Arahan Prabowo, 2,4 Juta Genteng UMKM Siap Dikirim untuk Rumah Subsidi
08:01
Video thumbnail
Indonesia Bersiap Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Bahlil Akhirnya Buka Suara
08:30
Video thumbnail
Detik-Detik Mentan Amran Jadi Pusat Perhatian di Lampung #shorts #trending
01:58
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Tak Disetujui Prabowo
12:26
Video thumbnail
Rocky Gerung Singgung Era Jokowi, Sebut Pernah Lolos dari 34 Laporan Polisi #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Singgung Era Jokowi, Rocky Gerung Bicara Pengalaman, Klaim Lolos dari 34 Laporan Polisi
11:22
Video thumbnail
Hakim Daniel Singgung Aturan Wantimpres dari Era Jokowi
08:34
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Belum Disetujui Prabowo #shorts #trending
02:12
Video thumbnail
Sidang UU Polri Arsul Sani Singgung Amplop Cokelat dalam Rapat Resmi
09:14
Video thumbnail
DPR Tekankan Pentingnya Kompetensi Sebut Ijazah Bukan yang Utama, tapi Jangan Sampai Palsu #shorts
01:57
Video thumbnail
DPR Ingatkan Mahasiswa: Gelar Bukan Tolok Ukur Utama, Keaslian Ijazah Tetap Penting
08:04
Video thumbnail
Momen Tak Terduga Menteri HAM Natalius Pigai, Lancar Berbahasa Kongo di Hadapan Forum
09:46

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER