Kasus Mayat Penuh Luka Depan Kementan Terkesan Mandek, Keluarga Gelisah Nantikan Keadilan Tak Pasti

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kasus penemuan jasad Markus Sitorus Dore (MSD), seorang sopir taksi online, di depan Kompleks Kantor Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Selasa (15/8/2023) lalu, masih menyisakan tanda tanya besar dalam benak keluarga korban. Nyaris sudah sebulan telah berlalu sejak insiden tragis itu terjadi, namun belum ada perkembangan signifikan dalam penyelidikan kasus yang ditangani oleh Polsek Pasar Minggu tersebut.

Melva Manurung, istri dari almarhum, dengan suara gemetar mengungkapkan kegelisahan atas buramnya perkembangan kasus pembunuhan sang suami.

- Advertisement -

“Ini kasusnya sudah mau hampir sebulan enggak ada proses, enggak ngerti juga saya. Kalau kita tanya jawab polisinya cuman doain aja yak biar cepat ketangkap,” ucap Melva kepada JCCNetwork.id pada Rabu (6/9/2023).

Melva menggambarkan betapa sulitnya mendapatkan informasi yang memadai dari penyidik terkait perkembangan kasus suaminya.

“Tidak ada update-update informasi. Makanya saya jadi bingung ngak ngerti juga harus bagaimana? Mau minta tolong ke siapa,” ungkapnya.

- Advertisement -

Ketidakpastian ini telah meruncingkan kehidupan Melva, yang kini harus berjuang sebagai single parent untuk anak-anaknya yang masih sekolah. Mobil yang merupakan alat kerja suaminya juga hilang bersamaan dengan insiden tersebut, sehingga dampak ekonomi keluarga semakin terasa.

Sementara penyelidikan kasus ini belum memperlihatkan titik terang, dugaan motif pembunuhan MSD masih menjadi misteri.

“Dugaannya motifnya saya juga enggak ngerti, mungkin murni dengan perampokan aja, firasat mungkin cuman mau ambil mobilnya aja,” kata Melva, sembari mencoba merangkai kemungkinan yang terjadi pada suaminya.

Sebelum peristiwa tragis ini, kata Melva, MSD adalah sosok yang tidak pernah bermasalah dengan siapa pun. Bahkan korban telah menjadi sopir taksi online sejak tahun 2012 kerap mankal di Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Semua orang yang mengenalnya menggambarkan MSD sebagai individu yang baik hati dan bertanggung jawab.

Jadi, Melva berharap agar pelaku pembunuhan segera ditangkap, dan mobil yang hilang dapat dikembalikan.

“Saya kan single parent, kalau mobilnya dapat kembali kan bisa saya buat usaha lagi buat anak-anak kan masih sekolah,” ungkap Melva dengan nada haru.

Peristiwa mencekam ini, ditemukan MSD di depan Kompleks Kantor Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Selasa (15/8/2023) lalu. Jasad korban memunculkan kecurigaan akan adanya pembunuhan kejam. Pasalnya, ada tanda-tanda luka pada tubuhnya, yakni di dada kanan, jidat kiri, dan punggung, menjadi bukti fisik yang menegaskan adanya kebrutalan peristiwa tersebut.

Kasus ini masih menyisakan banyak pertanyaan yang belum terjawab, namun masyarakat dan keluarga korban berharap agar aparat penegak hukum dapat segera mengungkap kebenaran di balik pembunuhan tragis ini. Sembari itu, keluarga MSD terus berdoa agar keadilan dapat segera ditegakkan, sambil mempertahankan kenangan indah akan suami dan ayah yang mereka cintai.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Dua Pria Bertikai di KRL, Berakhir Damai Usai Dimediasi Petugas

JCCNetwork.id- Insiden keributan antara dua penumpang terjadi di dalam rangkaian KRL Commuter Line relasi Jakarta Kota–Bogor dan menjadi sorotan publik setelah videonya beredar luas...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER