Gelandang Bintang Timur Atambua, Efrem Abi Berhasil Sabet Gelar Pemain Terbaik ETMC XXXII

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Bintang Timur Atambua harus puas berada di posisi runner up usai kandas di final Liga 3 El Tari Memorial Cup 2023 atas PSN Ngada. Meski demikian ada kebanggan tersendiri dimana salah satu pemain dari tim asal Kabupaten Belu atas nama Gaudensius Efrem Abi resmi meraup nominasi pemain terbaik pada ajang sepakbola bergengengsi Nusa Tenggara Timur (NTT)  yang diselenggarakan di Kabupaten Rote Ndao tersebut.

Berakhir sudah persaingan keras ETMC XXXII Rote Ndao. Tim asal Kota Atambua, Bintang Timur harus rela memberi trofi juara kepada PSN Ngada akibat dipaksa mundur dengan drama adu pinalti yang berakhir 3-4 di Stadion Paulina Haning-Bullu, Sabtu (2/9/2023).

- Advertisement -

Dalam pertandinga sengit yang dimainkan selama 2×45 menit itu, kedua tim harus menutup laga dengan skor kacamata yang memaksa perpanjangan waktu 2×15 menit. Namun papan skor tetap menunjukan angka 0-0 di akhir extra time.

Hal tersebut memaksa PSN Ngada dan Bintang Timur Atambua harus melangsungkan drama adu pinalti. Skuad asal Kabupaten Ngada sukses menjebol 4 gol dan 1 nihil. Sementara Tim asal Kabupaten Belu berhasil melesahkan 3 gol dan dua kali gagal.

Hasil tersebut membuat PSN Ngada meraup trofi Liga 3 El Tari Memorial Cup 2023, Sementara Bintang Timur Atambua harus puas keluar sebagai runner-up.

- Advertisement -

Meski demikian ada kebanggan yang diukir tim kesayangan masyarakat Atambua itu sebab dua pemain asal Kota Beriman itu menyabet dua gelar individu yakni Top Skor ETMC XXXII atas nama Alberto Soarez dengan koleksi 8 gol dan juga gelar pemain terbaik yang diamankan gelandang asal Nekafehan, Atambua, Gaudensius Efrem Abi.

Efrem sangat bahagia dengan berterimakasih kepada kedua orang tuanya serta keluarga besarnya dimanapun berada sebab hasil ini merupakan doa tulus yang diberikan keluarga dan para kerabatnya.

“Saya merasa bangga dengan penghargaan ini dan ingin berterima kasih kepada orang tua saya (Bapak dan mama) dan kepada keluarga besar orang Banain di mana saja berada yang selalu mendukung saya, serta kepada teman-teman yang sudah mendukung saya sampe sejauh ini,” kata Efrem dikutip, Sabtu (2/9/2023).

Tak hanya itu pemuda kelahiran 19 Maret 2004 juga menyebut, meski kandas di final, dirinya masih tetap bangga dan juga berterima kasih terhadap skuadnya sebab hasil ini merupakan bukti nyata perjuangan seluruh pemain dan para staf kepelatihan Bintang Timur Atambua.

“Saya sangat berterima kasih kepada
manager Bintang Timur Atambua, Coach dan semua ofisial atas kepercayaannya. Kepada teman-teman pemain terima kasih atas kerjasamanya,” tutup Efrem

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Indonesia Tambah Wilayah di Pulau Sebatik

JCCNetwork.id- Pemerintah Indonesia dan Malaysia resmi menyepakati perubahan garis batas darat di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara. Kesepakatan tersebut berdampak pada bertambahnya wilayah Indonesia seluas...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER