Teror Virus Antraks Mengancam Gunungkidul! Daging Sapi Berbahaya?

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kabar mengenai penyebaran virus antraks di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta telah mencuri perhatian publik. Data yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa kasus infeksi antraks telah terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak tahun 2016, tetapi baru kali ini menelan korban jiwa.

Kejadian tragis ini melibatkan seorang warga yang berinisial WP. Awalnya, WP mengalami gejala seperti gatal-gatal, bengkak, dan luka yang kemudian memaksanya untuk segera dilarikan ke RS Panti Rahayu di Karangmojo, Yogyakarta pada 1 Juni 2023.

- Advertisement -

Namun, kondisinya semakin memburuk dan akhirnya WP dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sarjito di Sleman, Yogyakarta. Sayangnya, nyawanya tak tertolong dan WP meninggal dunia pada Selasa, 4 Juli 2023.

“Namun baru kali ini ada kasus kematian,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Kementerian Kesehatan, Imran Pambudi Kamis (6/7/2024) dikutip.

Imran menjelaskan bahwa antraks dapat berdampak serius pada manusia jika mereka memakan daging yang terkontaminasi bakteri. Gejala awalnya menyerang paru-paru dan kemudian kulit akan mengalami luka bakar yang berujung pada kematian.

- Advertisement -

“Sejauh ini kami sudah melakukan penyidikan terpadu melalui satgas. Kemudian survei terhadap yang berisiko dan pengobatan kepada yang terpapar,” jelasnya.

Saat ini, Kementerian Kesehatan sedang melakukan penyelidikan epidemiologi kasus antraks di dua kecamatan di Gunungkidul, yaitu Semanu dan Karangmojo. Tujuannya adalah untuk melacak sebaran virus ini dan menemukan penyebab pasti penularannya.

Berdasarkan dugaan sementara, kejadian ini terjadi akibat konsumsi daging sapi selama perayaan Idul Adha 1444H/2023. Kabupaten Gunungkidul sendiri termasuk daerah endemik antraks, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan yang lebih ketat di masa depan.

Virus antraks yang mematikan ini benar-benar menggugah dan membuat kita merasa prihatin. Penting bagi kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam mengonsumsi daging serta mengikuti langkah-langkah pencegahan yang diberikan oleh pihak berwenang. Kesehatan dan keselamatan kita bersama harus tetap menjadi prioritas utama.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Protes Memuncak di Samarinda Gegara Gaya Hidup dan Kebijakan Rudy Mas’ud

JCCNetwork.id- Aksi unjuk rasa mewarnai Kantor Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda, Selasa (21/4/2026). Ratusan warga bersama mahasiswa turun ke jalan sebagai bentuk protes terhadap...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER