Stop Pernikahan Usia Dini, Lindungi Anak-anak dari Bahaya Stunting!

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Fenomena perkawinan usia dini potensi membahayakan anak-anak yang dilahirkan dan berisiko meningkatnya angka stunting (kekerdilan). Untuk itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menghindari pernikahan usia dini agar kekhawatiran tersebut tidak terjadi.

“Patut menjadi keprihatinan kita bersama masih relatif tingginya angka pernikahan anak. Pernikahan anak ini mesti kita hindari karena lebih banyak mudharatnya, bahayanya, dari pada manfaatnya, termasuk berisiko lebih tinggi menghasilkan anak stunting,” ungkap Ma’ruf, Kamis (6/7/2023).

- Advertisement -

Ma’ruf menyebut bahwa agama tidak melarang pernikahan berdasarkan usia, tetapi pernikahan usia dini membawa dampak negatif seperti berbagai macam bahaya, termasuk stunting atau kekerdilan.

“Setiap sesuatu yang membawa bahaya itu dilarang oleh agama. Nabi sendiri mengatakan jangan membahayakan diri sendiri, jangan membahayakan orang lain, dan setiap bahaya harus dihindari, harus dihilangkan ditangkal bahaya itu,” ucapnya.

Sementara itu, melalui data prevalensi stunting di Indonesia saat ini adalah 21,6 persen. Sementara target angka stunting nasional adalah 14 persen pada 2024.

- Advertisement -

Oleh karena itu, Ma’ruf memberikan pesan kepada keluarga di Indonesia untuk memanfaatkan layanan posyandu dan puskesmas guna memantau kesehatan ibu hamil serta pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.

“Saya minta petugas kesehatan untuk menyediakan informasi yang mudah dipahami dan lengkap terkait hal tersebut, baik secara langsung maupun melalui portal-portal digital,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

BMKG: Mayoritas Kota Besar Diguyur Hujan Hari Ini

JCCNetwork.id- Sebagian besar kota besar di Indonesia diperkirakan masih akan mengalami hujan pada Kamis (23/4/2026), berdasarkan prakiraan terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER