Pedagang itu lantas menyambangi Ganjar dan mengeluhkan persoalan pasar yang sepi, karena kalah dengan penjualan online.
Menyikapi keluhan warga itu, Ganjar pun tiba-tiba mengambil HP-nya dan melakukan telepon dengan PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
Akan tetapi, Heru Budi masih menghadiri acara pernikahan dan tidak bisa melansungkan perbincangannya dengan lama bersama Ganjar.
Ganjar lantas menghubungi Sekda DKI Jakarta Joko Agus untuk menyampaikan keluhan warga itu.
Ganjar menyampaikan, bahwa ia hanya ingin menyampaikan keluhan warga saja dan tidak melakukan hal tersebut dimanapun.
“Kemarin ketika para pedagang bakso datang ke Semarang dan kemudian ada problem PPIRT (Produksi Pangan Industri Rumah Tangga) di Bekasi dan saya telepon Wali Kota Bekasi, karena kami juga sering diteleponi para kepala daerah,” ungkap Ganjar.
“Itu sesuatu yang biasa tapi menjadi sensi ketika kemudian akan ada kontestasi, selalu saja,” sambungnya lagi.
























