JCCNetwork.id – Seruan kolaborasi sipil-militer semakin menguat di masyarakat. Khususnya dalam pemilihan calon presiden dan wakil presiden pada tahun 2024 mendatang. Koalisi partai politik diharapkan pertimbangkan pasangan sipil-militer, terutama dalam konteks dukungan terhadap Ganjar Pranowo.
“Pak Ganjar dengan Pak Ganjar-Moeldoko disuarakan masyarakat diberbagai daerah.Melihat kedekatan kedua tokoh ini, merupakan pasangan yang ideal melanjutkan Program dan pembangunan yang dibuat oleh Presiden Joko widodo,” kata Tomson Manurung Aktivis 98/ Sekjen Sekber Ganjar Nusantara, Jumat (19/5/2023).
Ganjar, kata Tomson, tumbuh dalam lingkungan marhaenis dan memiliki ikatan ideologis dengan Bung Karno. Bahkan politikus PDIP itu adalah cucu dari Kiai Hisyam seperti yang diungkapkan oleh Gus Baha, yang mengaku sebagai mantan santri Kiai Hisyam.
“Menurut Gus Baha, Kiai Hisyam adalah seorang ulama yang sangat dihormati dan dianggap berpengaruh. Dengan demikian, tidak diragukan lagi bahwa Pak Ganjar memiliki keterkaitan dengan NU,” timbalnya.
Sementara Moeldoko, sebagai tokoh militer tulen dan peraih Adhi Makayasa – Tri Sakti Wiratama tahun 1981, memiliki pengalaman karier yang cemerlang. Kemudian memiliki pengalaman yang tak bisa diragukan lagi.
“Masyarakat sangat berharap TNI yang kuat dan handal dapat menghadapi tantangan-tantangan masa depan bangsa. Untuk mewujudkannya, pasangan Ganjar-Moeldoko sebagai jawaban yang tepat,” tutupnya.























